Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Siswa SMP Gantung Diri Setelah Keluhkan Banyaknya Tugas dari Guru Selama PJJ
Pendidikan
17 jam yang lalu
Siswa SMP Gantung Diri Setelah Keluhkan Banyaknya Tugas dari Guru Selama PJJ
2
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
Umum
16 jam yang lalu
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
3
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
Peristiwa
15 jam yang lalu
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
4
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
Peristiwa
14 jam yang lalu
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
5
Permintaan 'Staycation' Meningkat meski Pandemi
Ekonomi
14 jam yang lalu
Permintaan Staycation Meningkat meski Pandemi
6
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
Hukum
13 jam yang lalu
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Hetifah Dorong Pemuda Optimalkan Dunia Digital, Data Ini mungkin Bisa Picu Semangat

Hetifah Dorong Pemuda Optimalkan Dunia Digital, Data Ini mungkin Bisa Picu Semangat
Wakil Ketua Partai Golkar bidang Kesra/Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (Gambar: Tangkapan layar virtual).
Sabtu, 08 Agustus 2020 16:33 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Partai Golkar bidang Kesra, Hetifah Sjaifudian, mendorong pemuda-pemudi Indonesia untuk meningkatkan daya ekonomi mereka melalui optimasi dunia digital.

Pandemi, kata Hetifah, justru meningkatkan aktivitas belanja e-commerce "dan potensi e-commerce setelah pandemi masih terbuka lebar,".

Hal itu menjadi salah satu poin pesan Hetifah dalam seminar bertajuk 'Mempersiapkan Bisnis dalam menghadapi New Normal' dengan Kemenpora RI, Sabtu (8/8/2020). Hetifah, juga menuliskan poin-poin tersebut di akun media sosialnya.

Digital branding, kata Hetifah, "merupakan salah satu potensi usaha kreatif bagi anak muda yang minim modal namun akan sangat berjaya,".

"Beberapa perusahaan telah membuktikan bahwa dengan mengetahui trend yang sedang happening di anak muda, idw sederhana dapat menjadi viral," tulis Hetifah.

Terkait hal ini, Hetifah mengungkap data bahwa dari 272,1 juta orang populasi penduduk Indonesia, sebanyak 179,1 juta orang (65,8 persen) merupakan usia produktif (15 - 64 tahun). Dan milenial (21-36 tahun) di Indonesia berjumlah 63,5 juta (23 persen). Inilah bonus demografi Indonesia.

Di dunia digital, teracatat ada 338,2 juta mobile phone yang terkoneksi. Dan ada 160 juta pengguna mesia sosial secara nasional.

Seperti diketahui, kesulitan hidup tengah dialami banyak orang di masa pandemi saat ini. Memotret siaran langsung instagram Ketua Asphija Hana Suryani, di Sabtu yang sama, fakta-fakta pilu diungkapkan beberapa audiens. Mulai dari, menjual komponen bansos untuk jajan anak, menjual kompor dan helm untuk bisa makan, dan tak hanya satu orang yang mengutarakan mulai berpikir untuk menjual ginjal. Dalam siarannya, Hana mengajak audiens untuk berbagi tips bertahan hidup di masa pandemi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Pemerintahan, Ekonomi
wwwwww