Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
Ekonomi
21 jam yang lalu
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
2
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
14 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
3
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
4
Resmi Dilantik, PCNU Tangsel Targetkan 10 Ribu Kader Penggerak
Peristiwa
8 jam yang lalu
Resmi Dilantik, PCNU Tangsel Targetkan 10 Ribu Kader Penggerak
5
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
Olahraga
11 jam yang lalu
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
6
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
14 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Sekjen Kemendagri Tekankan Loyalitas dan Integritas ASN

Sekjen Kemendagri Tekankan Loyalitas dan Integritas ASN
Foto: Dok. Puspen Kemendagri
Rabu, 19 Agustus 2020 19:49 WIB

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori menekankan agar para aparatur sipil negara (ASN) untuk loyal terhadap pimpinan dan memiliki integritas yang baik.

“Yang namanya PNS dari awal kan kita sudah digembleng, yang pertama adalah kita harus loyal pada pimpinan, dan punya integritas” ujar Hudori dalam acara ‘Serah Terima Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) lingkup Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri, Rabu (19/08/2020) di Ruang Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri. e

Bekerja dengan penuh loyalitas itu penting, karena menurut Hudir, yang menilai baik atau tidak seorang pegawai adalah pimpinan. 

“Bismillah saya akan bekerja baik. Dengan aturan yang ada, sesuai dengan arahan pimpinan, ya kita lakukan. Itulah prinsip pegawai, ASN,” beber Hudori.

Menurut Hudori, jabatan merupakan amanah yang suatu saat bisa diambil kembali. Untuk itu, kepada pejabat yang pindah, Hudori meminta untuk tidak berkecil hati dan merasa dibuang. “Jangan! Jabatan bagi saya itu bisa hilang bisa pergi. Itu prinsip,” kata Hudori menasehati.

Ke depan Hudori juga mengharapkan agar jajaran di bawahnya solid dan membangun kerja sama yang baik antar unit kerja eselon II dalam mendukung kepemimpinan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Hudori mencontohkan perlunya sinergisitas antara Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) dengan Puspen.

“Puspen dan Karo Adpim itu harus betul-betul satu team work, ya harus satu, harus melekat dia. Karena di bawah Karo Adpim itu ada (Bagian) Protokol, kemudian Puspen juga begitu,” tandas Hudori.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Pemerintahan
wwwwww