Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
22 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  DPR RI

Apresiasi dan Harapan Legislator PKB pada Mendikbud

Apresiasi dan Harapan Legislator PKB pada Mendikbud
Anggota Komisi X Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Muhammad Kadafi. (Gambar: Tangkapan layar virtual)
Kamis, 27 Agustus 2020 12:15 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi X Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Muhammad Kadafi mengapresiasi beberapa kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di masa pandemi Covid-19.

Pertama, Legislator muda dari daerah pemilihan (Dapil) Lampung I itu mengapresiasi terobosan Kemendikbud yang membolehkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan untuk membeli kuota internet. Ini, sangat membantu siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang menjadi tuntutan adaptasi pandemi.

"Tapi pengawasannya juga harus dipikirkan karena tidak semua orang tua bisa mengawasi anaknya dalam penggunaan kuota, tidak sedikit kejadian kuota habis karena digunakan untuk hal lain," kata Kadafi.

Hal itu disampaikan Kadafi dalam Rapat Komisi X dengan Kemendikbud RI di Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2020). Mendikbud Nadiem Makarim, turut hadir secara fisik dalam rapat yang juga digelar virtual tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kadafi juga mengapresiasi dana bantuan (Uang Kuliah Tunggal) UKT bagi mahasiswa. Ia berharap, mahasiswa yang terlambat memproses dana bantuan tersebut lantaran kendala kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), masih bisa mendapat bantuan UKT.

Meski begitu, catatan kritis juga disampaikan Kadafi terkait isu dunia pendidikan saat ini. Fenomena 64 Kepala Sekolah di Inhu, Riau, yang mengundurkan diri lantaran tertekan mengelola Dana BOS, Ia minta agar bisa didalami oleh Kemendikbud. Hal apa yang kemudian harus dilakukan, agar tidak ada lagi Kepsek tertekan kelola Dana BOS.

Selanjutnya, seiring dengan harapan masyarakat agar pembelajaran tatap muka segera dibuka secara masif, Kadafi berharap, Kemendikbud bisa mengalokasikan anggaran untuk fasilitas kesehatan pencegahan Covid-19 di sekolah-sekolah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pendidikan, Nasional, DPR RI, GoNews Group, DKI Jakarta, Lampung

wwwwww