Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
4 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
21 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
3
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
21 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
4
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
22 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
5
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
21 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
20 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Analisa Mahfud MD Lebih Baik dari Airlangga

Analisa Mahfud MD Lebih Baik dari Airlangga
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD. (Gambar: Ist.)
Selasa, 01 September 2020 13:55 WIB

JAKARTA – Kepala Dewan Penasehat Indonesia Research and Strategic Analysis (IRSA), Faisal Basri menyebut analisa Mahfud MD lebih tepat dari Airlangga Hartarto soal resesi ekonomi.

Hal itu disampaikan Faisal dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (31/8/2020) kemarin.

Baca Juga: Gas-Rem, Tanda Pemerintah Tidak Punya Strategi Tanggulangi Pandemi

Baca Juga: Ekonom Berharap KPK Bicara soal Celah di Bantuan non Tunai

"Pak Mahfud MD bukan Menteri ekonomi, tapi lebih tepat," kata Faisal menyinggung analisa Mahfud bahwa hampir dapat dipastikan Indonesia masuki resesi pada September 2020.

Faisal menyayangkan, Airlangga sebagai Menteri Koordinator Perekonomian RI tak memiliki analisa sebaik Mahfud. Faisal merujuk pada pernyataan Airlangga sebelumnya bahwa "kalau ada perbaikan dari minus 5,3 persen (di kuartal II 2020) ke angka lebih rendah (di kuartal III), itu technically (secara teknis) bukan resesi,".

Baca Juga: Omnibuslaw Cipta Lapangan Kerja, Menko Airlangga: Hampir Seluruh Konfederasi Menerima

Baca Juga: Gaduh Gugatan Penyiaran di MK, Legislator Dorong Revisi UU Penyiaran Dilanjutkan

"Itu (dikatakan, red) tidak resesi karena minus turun. Ngeri tidak? Komandan ekonomi tidak mengerti resesi," kata Faisal.

Terlepas dari siapa Menteri yang lebih baik pemahamannya soal resesi, Faisal menyarankan agar pemerintah tak fokus menghindari resesi, melainkan fokus pada penanganan kesehatan. Ia meyakini, ketika publik dalam dan luar negeri yakin bahwa pemerintah bisa menanggulangi epidemi, maka geliat konsumsi dan pasar akan kembali bangkit.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Pemerintahan, Ekonomi

wwwwww