Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
12 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
2
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
17 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
3
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
16 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
4
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
Politik
16 jam yang lalu
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
5
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
17 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
6
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
16 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Home  /  Berita  /  Pendidikan

Junimart Buka Opsi Bubarkan IPDN, Demi Kemanusian

Junimart Buka Opsi Bubarkan IPDN, Demi Kemanusian
Suasana rapat Komisi II DPR RI dengan Kemendagri di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Kamis, 03 September 2020 00:57 WIB

JAKARTA – Legislator fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang menyatakan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebaiknya dibubarkan, menyusul adanya perlakuan yang mengusik nilai kemanusiaan di sekolah kedinasan itu.

Junimart, menyoal makanan yang disediakan di salah satu kampus IPDN yang tak layak, bahkan jika dibandingkan dengan makanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 

"Dari segi kemanusiaan, saya sudah bilang dari kemarin, bubarkan saja IPDN! Makannya itu lebih sejahtera yang di Lapas. Saya sudah ke IPDN Jakarta," kata Junimart dalam rapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung DPR RI, Rabu (2/9/2020).

Kondisi makanan yang demikian, dinilai ironi oleh Junimart, sementara Bangsa Indonesia membutuhkan birokrat-birokrat unggul terlahir dari IPDN.

"Bagaimana mungkin kita mendapatkan bibit unggul? Yang di Lapas saja, makanannya cukup bergizi. Tolong pak Sekjen, kalau bisa diperbaiki," pinta Junimart.

Seperti diketahui, IPDN adalah sekolah kedinasan yang berada di lingkungan Kemendagri. Keputusan Presiden (Keppres) 87/2004, telah menggabungkan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dengan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) menjadi IPDN.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Hudori mengemukan, bahwa Kemendagri memiliki banyak 'keinginan' tapi dukungan anggaran masih belum memadai.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Pemerintahan, Pendidikan

wwwwww