Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
Olahraga
16 jam yang lalu
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
2
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
Politik
15 jam yang lalu
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
3
Di HUT ke-56, Golkar Nyatakan Kesetiaan Dukung Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin
Nasional
15 jam yang lalu
Di HUT ke-56, Golkar Nyatakan Kesetiaan Dukung Pemerintahan Jokowi - Maruf Amin
4
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
Ekonomi
23 jam yang lalu
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
5
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Kesehatan
20 jam yang lalu
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
6
Setelah Dikritik Cucunya, Luhut Akui Ada Kekurangan di Omnibus Law
Peristiwa
20 jam yang lalu
Setelah Dikritik Cucunya, Luhut Akui Ada Kekurangan di Omnibus Law
Home  /  Berita  /  Politik

Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau

Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Gedung DPRD Riau. (Istimewa)
Senin, 28 September 2020 15:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kursi tiga pimpinan DPRD Riau hingga saat ini masih kosong. Padahal, tiga pimpinan sudah mengajukan pengunduran diri dari DPRD Riau karena maju Pilkada 2020.

Kursi tiga pimpinan yang kosong tersebut, sebelemunya diisi Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet dari partai Golkar yang maju sebagai calon bupati di Pilkada Bengkalis.

Pimpinan kedua adalah Wakil Ketua DPRD Riau dari partai Demokrat, Asri Auzar, yang maju sebagai calon bupati di Pilkada Rokan Hilir, dan ketigga adalah Wakil Ketua DPRD dari PDI-P, Zukri Misran, yang maju Pilkada Pelalawan.

Terkait kekosongan kursi tiga pimpinan tersebut, Sekretaris DPRD Riau Muflihun mengakui, pihaknya sudah menerima surat resmi pengunduran tiga pimpinan DPRD Riau itu. "Surat resmi pengunduran diri sudah kita terima, sebagai lembaga kita juga sudah memberikan jawaban," ujar Muflihun saat dihubungi GoNews.co, Senin (28/9/2020).

Saat ditanya apakah sudah ada nama-nama calon pengganti yang diajukan masing-masing partai politik, Muflihun menjawab "belum ada".

"Sampai saat ini belum ada nama yang diajukan sebagai pengganti, namun yang jelas, dalam rapat paripurna mendatang, kita akan umumkan pengunduran ketiganya," tandasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua DPD Demokrat Riau H Asri Auzar. Ia mengakui, hingga saat ini belum muncul nama yang diusulkan sebagai pengganti dirinya di jabatan Wakil Ketua DPRD Riau dari partai Demokrat.

"Belum ada," katanya.

"Namun yang jelas, kita masih menunggu surat pemberhentian dari Mentri Dalam Negri. Setelah itu baru bisa kita usulkan nama dan diproses sesuai aturan yang ada," tandasnya.

Sejatinya, baik Golkar, Demokrat maupun PDIP, memiliki banyak tokoh yang bisa dijagokan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan di masing-masing partai.

Di fraksi Golkar, sudah muncul nama Yulisman, Sukarmis dan Sewitri, yang merupakan puteri Bupati Pelalawan, HM Harris.

Sementara dari PDIP, muncul beberapa nama yakni Soniwati dan Suyadi. Lalu bagaimana dengan Demokrat?

Meski Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar belum memunculkan nama, sejumlah kader juga disebut-sebut berpeluang untuk menjadi pimpinan DPRD Riau. Beberapa nama tersebut adalah Kelmi Amri, Agung Nugroho, Eva Yuliana dan Edy M Yatim.***

wwwwww