Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
2
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
Umum
13 jam yang lalu
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
3
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
MPR RI
18 jam yang lalu
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
4
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
Peristiwa
17 jam yang lalu
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
5
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
Politik
13 jam yang lalu
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
6
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Olahraga
14 jam yang lalu
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi

Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Ilustrasi. (Gambar: SEO Anak Sekolah)
Senin, 28 September 2020 19:48 WIB
JAKARTA - "UKM kita itu harus, mau tidak mau, suka tidak suka, kalau mau tetap eksis, harus terhubung platform marketplace," kata Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Nasrun Siagian.

Hal demikian, disampaikan Nasrun usai membuka pelatihan penggunaan teknologi digital dan pembuatan website bagi UKM di Garut, Jawa Barat, Senin (28/9/2020), sebagaimana dilansir Antara.

Pemerintah, kata Nasrun, terus berupaya mendorong pelaku UKM agar tetap produktif di tengah pandemi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Targetnya, 10 juta UKM bisa memiliki kemampuan bisnis daring di tahun 2020 ini. 8 juta di antaranya, sudah melek digital.

"(Diperkirakan) 8 juta, tapi kita dorong tahun ini 10 juta (UKM melek digital)," katanya Nasrun.

Dorongan Kemenkop UKM pada 10 juta Pelaku UKM yang ditargetkan itu, kata Nasrun, termasuk bidang marketing digital, dan pencatatan keuangan digital.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Pemerintahan, Ekonomi
wwwwww