Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
2
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
Umum
13 jam yang lalu
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
3
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
MPR RI
18 jam yang lalu
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
4
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
Peristiwa
18 jam yang lalu
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
5
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
Politik
14 jam yang lalu
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
6
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Olahraga
15 jam yang lalu
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Home  /  Berita  /  Politik

Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye

Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Istimewa)
Rabu, 30 September 2020 11:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta semua peserta dan penyelenggara Pilkada 2020 untuk mematuhi protokol kesehatan di semua tahapan guna mencegah penyebaran Covid-19. Menurut Puan, aturan dalam PKPU Nomor 13/2020 harus ditegakkan demi menyukseskan pilkada serentak tersebut.

"Jangan sampai masih memobilisasi dan membuat masyarakat berkerumun. Disipin protokol kesehatan selain karena aturan juga harus karena kesadaran," kata Puan, Selasa (30/9/2020).

Puan kembali menegaskan bahwa semua calon kepala dan wakil kepala daerah yang berkontestasi pada Pilkada 2020 harus lebih kreatif dan inovatif menyampaikan visi dan misinya pada masa kampanye di masa pandemi Covid-19. Dia mendorong penyampaikan visi dan misi dilakukan secara virtual dan tidak mengadakan kegiatan yang mengundang orang berkerumun.

"Peserta dan penyelenggara Pilkada tentu harus patuh menjalankan PKPU terkait Pilkada. Pasangan calon harus kampanye secara kreatif, inovatif, melalui virtual, hindari kerumunan massal," ungkapnya.

Sesuai ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 13 Tahun 2020, kampanye tatap muka pertemuan terbatas, pertemuan terbuka, dan dialog harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan membatasi jumlah peserta maksimal 50 orang.

Jika ada yang melanggar, kata Puan, maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

"Sanksinya sudah diatur melalui PKPU terbaru. Disiplin dalam pilkada sangat penting untuk keberhasilan Pilkada 2020," ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.***

wwwwww