Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
Peristiwa
15 jam yang lalu
Terungkap, Saudara Jokowi Dibunuh di Kandang Ayam karena Urusan Utang Piutang
2
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
Umum
14 jam yang lalu
WhatsApp Business akan Luncurkan Fitur Baru
3
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
MPR RI
19 jam yang lalu
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
4
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
Peristiwa
18 jam yang lalu
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
5
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
Politik
14 jam yang lalu
Pengamat Dorong Penguatan Peran Bakohumas
6
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Olahraga
15 jam yang lalu
Pandemi Covid 19 Bisa Jadi Momentum Penataan Ulang Olahraga Indonesia
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin. (Foto: Ist.)
Rabu, 30 September 2020 16:24 WIB
JAKARTA -Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin, mengutuk keras peristiwa vandalisme yang terjadi di Mushola Darussalam, di wilayah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

"Aksi tersebut mencederai umat muslim, namun masyarakat jangan sampai terprovokasi, terlebih rumah tersangka masih di wilayah sekitar. Mari kita tunggu informasi resmi dari aparat kepolisian mengenai peristiwa tersebut," Kata Azis Syamsuddin kepada Wartawan Parlemen di Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Polisi diminta Aziz, untuk mengungkap motif pelaku dan tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan, seperti menyebut pelaku memiliki gangguan jiwa, misalnya.

"Polisi harus melakukan penyelidikan secara utuh, apakah tersangka terpapar radikalisme atau murni dari niat pelaku" ujarnya.

Politisi muda Partai Golkar itu mengharapkan, peristiwa serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Terlebih, Pilkada serentak akan segera di helat dalam waktu dekat ini.

"Jangan sampai ada isu SARA dalam pelaksanaan Pilkada Serentak, yang dapat memecah belah bangsa," tandas Aziz.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Politik
wwwwww