Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
2
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
21 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
3
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
4 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Tiga Kandidat Pelatih eFootball Indonesia
Sepakbola
24 jam yang lalu
Tiga Kandidat Pelatih eFootball Indonesia
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Begini Respon Teco Dikritik Fans

Begini Respon Teco Dikritik Fans
Bali United FC.
Selasa, 06 April 2021 22:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BADUNG - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra angkat bicara soal kritik dari fans yang menyebut Bali United kurang bertenaga saat laga terakhir Grup D Piala Menpora 2021 menghadapi Persita Tangerang beberapa waktu lalu. 

Meski mengaku tak tahu soal kritik yang dilayangkan, dia menjelaskan para pemainnya menginginkan kemenangan di laga tersebut namun hasil di lapangan berkata lain. 
Menurutnya, dalam sepak bola itu hal yang wajar apalagi baik Bali United dan Persita sama-sama mengincar poin. 

Pelatih yang akrab disapa Teco itu menyebut hasil imbang tersebut memastikan langkah mereka ke babak perempat final yang seharusnya bisa diterima semua pihak termasuk fans.

“Saya tidak tahu soal kritik fans atau kritik siapa pemain. Kita pasti mau menang lawan Persita tapi hasil 1 poin, kita bisa lolos dari fase grup,” ujar Stefano Cugurra.

Selain itu, sindiran lain menyebut Bali United sebagai tim yang lebih mengandalkan pemain-pemain berusia 35 tahun karena jarang memberikan kesempatan kepada pemain muda. Stefano Cugurra menjelaskan bahwa Bali United adalah tim profesional, dimana dalam menentukan komposisi pemain lebih memperhatikan kesiapan pemain daripada hanya sekedar menurunkan pemain muda.

Pelatih asal Brasil ini juga menambahkan, dalam menentukan starting eleven tim tidak memandang usia pemain. Siapa yang paling siap, itu yang akan menjadi pilihannya untuk tampil di pertandingan.

“Ini bukan tim U-20, ini tim profesional ada pemain muda, ada pemain senior yang lebih siap pasti bermain. Kita pasti tidak melihat umur, kita melihat kondisi pemain di latihan buat kita pasang yang paling siap,” tandasnya. ***

wwwwww