Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
7 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
9 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
15 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
4
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
8 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
12 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
14 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Komisi XI DPR Berharap Hadirnya Dewan UKM DKI Jakarta Bisa Tingkatkan Daya Saing UMKM

Komisi XI DPR Berharap Hadirnya Dewan UKM DKI Jakarta Bisa Tingkatkan Daya Saing UMKM
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Anis Byarwati saat menggelar acara dengan Dewan UKM Jakarta. (Foto: Istimewa)
Kamis, 22 April 2021 15:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Anis Byarwati mengatakan siap bersinergi dengan Dewan Usaha Kecil dan Menengah UKM DKI Jakarta demi meningkatkan daya saing UKM itu sendiri.

Hal itu disampaikan saat Anis bersilaturahmi dengan anggota dan pengurus Dewan UKM Komite Wilayah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta.

Adapun Dewan UKM, merupakan pegiat, pelaku dan pemerhati UKM. Lembaga nirlaba ini menaungi 3.000 anggota UKM binaan se-DKI Jakarta yang terdiri dari 200 usaha menengah, 700 usaha kecil serta 2.000 usaha mikro dan ultra mikro.

Anis merespon positif kehadiran Dewan UKM DKI yang memperjuangkan nasib UKM dalam sepak terjang organisasinya. "Ini adanya persamaan misi antara Dewan UKM DKI Jakarta dengan saya, yaitu sama-sama memperjuangkan UKM. Saat ini saya juga sedang membina sejumlah UMKM di Jakarta Timur," ujar Anis, kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Anis juga memaparkan data Kementrian Koperasi dan UKM tentang jumlah UMKM di Indonesia yang mencapai 64,2jt UMKM, dimana jumlah tersebut merupakan 99,99% unit usaha yang selama ini menopang perekonomian Indonesia.

Namun di sisi lain, Anis mengaku prihatin karena dari 64,2juta UMKM tersebut, hanya sekitar 8 juta UMKM yang sudah digital.

Senada dengan Anis, Dewan UKM DKI juga memiliki misi menaik kelaskan para pengusaha kecil. "Saya ingin agar pengusaha ultra mikro seperti ibu-ibu rumahtangga yang unbankable (tidak mampu memenuhi persyaratan bank) ini dapat diperjuangkan peningkatan usahanya," ungkap Anis.

Kemudian Anis berharap ada hal-hal yang dapat dikerjasamakan sesuai dengan fungsi DPR, yaitu fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran. "Terlebih lagi serapan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk UMKM cukup besar," imbuh Anis.

Perbincangan lantas berlanjut terkait berbagai permasalahan UKM yang diajukan oleh para hadirin seputar permasalahan kesulitan pengajuan kredit bank oleh UKM, kompetisi tempat usaha yang kurang sehat dan cenderung mematikan pasar UKM, terlebih karena efek pandemi.

Dalam hal kredit bank, Anis yang juga menjabat Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menyampaikan bahwa sebenarnya bank-bank pemerintah yang menjadi mitra Komisi XI selalu memiliki program kredit untuk UMKM, sehingga seharusnya penyaluran kredit untuk UMKM dapat lebih mudah.

"Dan terkait dengan proteksi UMKM dari kompetitor serta pengawasan, perkembangan, pertumbuhan dan perlindungan UMKM, hal tersebut seharusnya menjadi tugas Kemetrian Koperasi dan UKM yang membidangi urusan koperasi dan usaha kecil dan menengah," pungkas Anis.***

wwwwww