Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Genjot Penerimaan Negara, Komisi VII Minta Kemen LHK Tegas kepada Pelanggar Hutan dan Lingkungan

Selasa, 16 Februari 2016 18:03 WIB
Penulis: Syafri Ario
genjot-penerimaan-negara-komisi-vii-minta-kemen-lhk-tegas-kepada-pelanggar-hutan-dan-lingkunganSatya W Yudha
JAKARTA- Terkait hasil pemeriksaan BPK di Kemen LHK yang mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wakil Ketua Komisi VII, Satya W Yudha, mengatakan dengan predikat itu, tata manajemen keuangan Kemen LHK lebih baik tahun lalu.

Namun, memang masih ada temuan-temuan lain yang perlu diperbaiki, oleh sebab itu, agar penerimaan negara lebih maksimal perlu memperbaiki undang-undang terkait penerimaan negara dan masih diperlukan ketegasan memberikan sanksi kepada pelanggar aturan.

Salah satunya, kata Satya, kecurangan amdal seharusnya sakti, untuk menindak para pelanggar aturan lingkungan.

"Banyak yang terjadi hanya sebuah dokumen copy paste, karena pada waktu kunjungan ke lapangan terjadi seperti di Ria Rio, realnya dilapangan terbukti tidak sesuai," ujarnya kepada legislatif.co, Selasa (16/2/2016).

Perlu diketahui Kemen LHK saat ini bisa mengeksekusi langsung pelanggar aturan, tidak seperti sebelumnya.

"Jadi kita langsung eksekusi dan police line, serta ada ruang second line enforcement," papar MenLHK.

Maka, untuk memperbaiki kinerja Kemen LHK, Komisi VII dalam rakernya mendesak Kemen LHK untuk lebih tegas lagi memberi sanksi kepada para pihak yang melanggar peraturan dan perundang-undangan lingkungan hidup di segala sektor, yang berpotensi menurunkan penerimaan negara ***

Kategori:Badminton, Voli
wwwwww