Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
12 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
16 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Hidayat Nur Wahid: Pelaku Kejahatan Anak Harus Dihukum Mati, Bukan Hukum Kebiri

Hidayat Nur Wahid: Pelaku Kejahatan Anak Harus Dihukum Mati, Bukan Hukum Kebiri
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid
Jum'at, 19 Februari 2016 15:14 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mengaku setuju terkait pemerataan hukuman bagi para pelaku kekerasan terhadap anak. Baik seksual maupun fisik, bahkan dirinya dengan tegas setuju apabila para pelaku di hukum mati.

"Saya setuju untuk pemerataan hukuman bagi mereka yang melakukan kejahatan pada anak-anak. Namun saya kurang sependapat kalau hukumanya kebiri. Karena sebagian kegiatan pada anak mungkin tidak ada hubungannya dengan yang dikaitkan dikebiri," jelas HNW di ruang kerjanya, Jumat (19/2/2016).

Seperti kasus kekerasan yang menimpa Angelin di Denpasar, menurut Hidayat, hukum kebiri dianggapnya tidak cocok. Kasus seperti itu menurutnya, harusnya diberatkan pada pasal perlindungan anak.

Dan jika ada pasal penghukuman mati kepada mereka yang melakukan kejahatan melibatkan anak dalam kegiatan narkoba. Maka menurutnya hukuman tersebut yang harus dilaksanakan.

"Nah kalau itu saja bisa apalagi untuk yang membunuh anak memperkosa atau tindakan yang lebih sadis buat untuk saya harus diberikan sanksi yang lebih keras yaitu hukuman mati," tegasnya. ***

wwwwww