Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
10 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
2
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
MPR RI
24 jam yang lalu
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
3
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
23 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
4
Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
Umum
12 jam yang lalu
Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
5
KPK Periksa Pejabat Kemensos terkait Bansos Covid-19
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Periksa Pejabat Kemensos terkait Bansos Covid-19
6
DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
DPR RI
12 jam yang lalu
DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
Home  /  Berita  /  GoNews Group

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara
Ns. Munawir
Sabtu, 02 April 2016 11:45 WIB
Penulis: Zanzibar

ACEH UTARA - Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmakur (KOMPAK) menyatakan siap membantu aparat kepolisian dalam memberantas Narkoba di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Sabtu (2/4/2016).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua umum KOMPAK Ns. Munawir S.Kep, CWCCA kepada GoAceh.co. "Kami siap membantu dan mendukung program-program kepolisian dalam memberantas Narkoba. Kami juga miris melihat pemuda, mahasiswa dan juga pelajar sudah terkontaminasi barang haram tersebut, oleh karena itu kami siap bekerja sama memberantas narkoba bersama-sama," ujar Munawir.

Kompak berharap kepada pemerintah dan kepolisian agar lebih gencar melakukan razia barang-barang terlarang tersebut, sehingga semakin hari jumlah pengedarnya semakin sedikit. Diharapkan juga dengan berkurangnya jumlah pengedar maka akan berkurang juga tingkat pemakai di kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa.

"Kami tidak mau anak muda seperti kami rusak gara-gara Narkoba. Kami harap dengan ditemukannya belasan, puluhan, bahkan ratusan hektar ladang ganja di beberapa kabupaten di Aceh, pemerintah dan kepolisian harus lebih gencar serta proaktif dalam melakukan razia, sehingga barang haram tersebut susah masuk ke Aceh. Hal ini karena sudah banyak sabu-sabu dan jenis narkotika lainnya yang sudah tersebar yang bisa membuat pemuda, mahasiswa dan pelajar sebagai generasi masa depan menjadi hancur," tutur Munawir. (zbr)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Pendidikan, Hukum
wwwwww