Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
15 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara
Ns. Munawir
Sabtu, 02 April 2016 11:45 WIB
Penulis: Zanzibar

ACEH UTARA - Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmakur (KOMPAK) menyatakan siap membantu aparat kepolisian dalam memberantas Narkoba di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Sabtu (2/4/2016).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua umum KOMPAK Ns. Munawir S.Kep, CWCCA kepada GoAceh.co. "Kami siap membantu dan mendukung program-program kepolisian dalam memberantas Narkoba. Kami juga miris melihat pemuda, mahasiswa dan juga pelajar sudah terkontaminasi barang haram tersebut, oleh karena itu kami siap bekerja sama memberantas narkoba bersama-sama," ujar Munawir.

Kompak berharap kepada pemerintah dan kepolisian agar lebih gencar melakukan razia barang-barang terlarang tersebut, sehingga semakin hari jumlah pengedarnya semakin sedikit. Diharapkan juga dengan berkurangnya jumlah pengedar maka akan berkurang juga tingkat pemakai di kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa.

"Kami tidak mau anak muda seperti kami rusak gara-gara Narkoba. Kami harap dengan ditemukannya belasan, puluhan, bahkan ratusan hektar ladang ganja di beberapa kabupaten di Aceh, pemerintah dan kepolisian harus lebih gencar serta proaktif dalam melakukan razia, sehingga barang haram tersebut susah masuk ke Aceh. Hal ini karena sudah banyak sabu-sabu dan jenis narkotika lainnya yang sudah tersebar yang bisa membuat pemuda, mahasiswa dan pelajar sebagai generasi masa depan menjadi hancur," tutur Munawir. (zbr)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Umum, Beladiri
wwwwww