Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
10 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
8 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
5 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
5 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta
Sidang Paripurna ke-10 DPD RI

Benny Rhamdani: Irman Gusman dan Faruq Muhammad Sudah Kehilangan Legitimasi

Benny Rhamdani: Irman Gusman dan Faruq Muhammad Sudah Kehilangan Legitimasi
Senator asal Sulut, Benny Rhamdani. (Legislatif.co)
Senin, 11 April 2016 15:17 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Terkait pemboikotan sidang Paripurna DPD RI, oleh 80 anggota DPD, menurut Senator asal Sulawesi Utara Benny Rhamdani, akibat dari dua Pimpinanan DPD yang sudah kehilangan legitimasi.

"Artinya begini, Irman Gusman dan Faruq Muhammad ,sudah kehilangan legitimasi . Bagaimana bisa Pimpinan lembaga tinggi negara berulang-ulang kali menyampaikan kebohongan publik," tegas Benny kepada legislatif.co (GoNews Group), Senin (11/04/2016), di DPR RI, Jakarta.

Menurutnya, kedua pimpinan itu tidak bisa sembarangan lagi, karena kesalahan yang telah diperbuat sangatlah fatal.

"Ini jabatan lembaga tinggi negara loh , jabatan ketua RT saja harus jujur ,harus jujur menyampaikan pernyataan-pernyataan di hadapan publik, apalagi ini jabatan sebagai ketua lembaga tinggi negara," tukasnya.

Dan hari ini menurut Benny, yang sudah masuk di dokumen guna menyatakan mosi tidak percaya sudah mencapai dua pertiga. "Makanya nanti kita sampaikan lembaran-lembaran lain. Temen-temen bisa lihat, kita akan satukan nanti dokumen yang resmi dan akan kita sampaikan di Paripurna . Insya Allah dua pertiga sudah tercapai dan itu jadi syarat yang sah," pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Ketua DPD RI, Irman Gusman maupun Faruq Muhammad. Keduanya sampai pukul 15: 14 belum tampak hadir dalam ruang sidang. Padahal agenda Rapat Paripurna dijadwalkan akan berlangsung pukul 13.00 WIB. ***

wwwwww