Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Robot Dihajar Sesama Napi Gara-Gara Kipas Angin

Robot Dihajar Sesama Napi Gara-Gara Kipas Angin
Ilustrasi
Sabtu, 30 April 2016 07:47 WIB
ACEH UTARA - Muhammad Ali alias Umar Robot, tahanan hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon Aceh Utara, Aceh, yang dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon babak belur dihajar narapidana lainnya karena kipas angin mati saat tidur.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jumat (29/4), kejadian itu berawal pada saat Umar Robot yang tersandung kasus narkotika jenis sabu-sabu, sedang tidur di musala Rutan, Kamis malam. Kemudian ia terbangun kerena kipas angin mati dan menuduh napi lain yang mematikan, setelah perselisihan terjadi perkelahian dengan narapidana lain, akibatnya Umar Robot mengalami luka di bagian pelipis matanya.

Kepala Rutan Lhoksukon Effendi, membenarkan kejadian tersebut. Namun dirinya menolak memberikan komentar terkait kronologis sebenarnya, karena menurutnya kejadian tersebut masalah kecil.

"Kejadian itu hanya dipicu karena masalah kipas angin yang mati, dan miskomunikasi. Sekarang situasi di Rutan sudah bisa dikendalikan untuk menghindari perkelahian susulan. Umar Robot untuk sementara terpaksa dipindahkan ke tahanan Polres Aceh Utara," katanya.

Kapolres Aceh Utara melalui Kasubag Humas, AKP Muhammad Jafaruddin, menyebutkan setelah menerima laporan dari petugas Rutan, langsung kelokasi untuk mengamankan kericuhan di rutan.

"Kami sudah tempatkan sejumlah personel di Rutan Lhoksukon untuk mengamankan lokasi, sehingga tidak terjadi perkelahian susulan, pengaman itu akan kita lakukan samapi situasi benar-benar kondusif, dan pascakejadian, Umar Robot, langsung dilarikan ke Puskesmas Lhoksukon, karena mengalami Luka di pelipis,sementara itu, untuk mengantispasi hal yang tidak diinginkan, ia di tahan di tahanan Polres Aceh Utara," katanya. ***

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Sumber:antaranews.com
Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww