Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
11 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Beladiri

Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment

Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Ketua Umum PP KBI Ngatino (tengah) saat memberikan keterangan terkait Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026. (PP KBI)
Selasa, 03 November 2026 21:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) memasuki era baru dalam membangun prestasi atlet kickboxing Indonesia yang siap bersaing di ajang dunia. Tidak hanya itu saja, PP KBI juga akan menjadikan kickboxing sebagai olahraga industri.

Bekerjasama dengan KBI Pro, PP KBI akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing Indonesia 2026 bertajuk Blaze The Real Champion – From National Competition to Professional Glory” di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, 12-13 November 2026.

Kejuaraan ini akan diikuti sekitar 250 atlet dari 23 provinsi yang berkompetisi dalam 56 nomor pertandingan kategori junior dan senior. Selain menjadi ajang kompetisi dan evaluasi pembinaan atlet nasional, kejurnas ini juga menjadi salah satu indicator penilaian dalam proses pemilihan atlet untuk memperkuat Tim Nasional Kickboxing Indonesia menuju Asian Kickboxing Championships 2026 di Kamboja yang dijadwalkan Desember 2026 mendatang.

“Kejurnas kickboxing Indonesia 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi dan evaluasi pembinaan atlet nasional, tetapi juga momentum untuk memperkuat prestasi kickboxing Indonesia menuju tingkat Asia dan internasional. Melalui sinergi PP KBI dan KBI Pro dengan memperkenalkan Blaze, kami ingin membangun ekosistem kickbowing yang berkelanjutan. Bukan hanya  menghubungkan pembinaan atlet amatir dengan jenjang profesional tetapi memperluas popularitas kickboxing sebagai olahraga yang kompetitif, modern, dan memiliki potensi industri di Indonesia,” kata Ketua Umum PP KBI, Ngatino kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Dengan adanya kejurnas kickboxing Indonesia 2026, Ngatino optimistis bisa melahirkan atlet berkualitas yang bisa meraih prestasi di ajang Asia maupun internasional. “Kita akan seleksi atlet terbaik untuk dipersiapkan tampil di  Asian Kickboxing Championships 2026. Rencananya, kita akan mengontrak pelatih asing terdahulu asal Kyrgistan, Eduard Termirov dan Tokhir Marasulov yang sukses membawa Timnas Kickboxing Indonesia meraih 3 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu di SEA Games Kamboja 2023,” kata Ngatino.

Pelaksanaan kejurnas kali ini berbeda dengan sebelumnya. Wakil Ketua Umum IV PP KBI Bidang Usaha dan Bisnis, Natasya Synne mengatakan kejurnas akan dikemas dengan sports Entertainment (olahraga dan hiburan).

“Gelaran Kejurnas Kickboxing 2026 dikemas dengan pendekatan baru melalui perpaduan olahraga dan hiburan (sports entertainment). Kami ingin menghadirkan pengalaman kompetisi yang lebih menaik dan menghibur, sekaligus memperluas jangkauan olahraga kickboxing agar lebih dikenal dan diminati khususnya generasi muda,” kata Natasya Synne dalam siaran persnya.

Pemeriksaan Kesehatan Ketat

Wakil Ketua Umum I PP KBI membawahi Bidang Prestasi, Andrie Yani Mandey mengatakan di kejurnas ini akan mengutamakan keselamatan atlet. Untuk itu, katanya, PP KBI dan KBI Pro akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat kepada seluruh atlet. “Kejurnas kali ini masih menampilkan atlet kickboxing amatir tetapi tetap kita seleksi atlet yang tampil dan mereka juga akan menjalani pemerisaan kesehatan secara ketat,” tegasnya.

“Dari hasil ini kita akan menjaring 20 atlet yang akan dipersiapkan untuk menjalani pertandingan kickboxing profesional. Mereka akan dibina sebelum tampil baik di ajang profesional maupun mewakili Indonesia di ajang event amatir internasional,” tambahnya.

Khusus pertandingan kickboxing profesional, kata Yani, panggilan karibnya, pemeriksaan akan lebih ketat dibandingkan amatir. “Kita akan lebih ketat lagi. Bukan hanya atlet yang tampil tetapi promotor yang akan menggelar pertandingannya juga harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Terkait masalah peraturan pertandingan, Ketua Bidang Perwasitan PP KBI  Zuli Silawanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui media sosial (medsos) kepada sasana-sasana di berbagai daerah.

"Kita tetap melakukan penyegaran pada saat technical meeting nanti. Mudah-mudahan atlet dan pelatih memahami peraturan yang berlaku sehingga kejurnas ini terselenggara dengan sukses. Yang pasti, wasit yang tampil dipastikan menunjung tinggi sportivitas," tegasnya. *** 

wwwwww