Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sebut Kader HMI Korup, KAHMI Pekanbaru Marah dengan Wakil Ketua KPK

Minggu, 08 Mei 2016 13:55 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
sebut-kader-hmi-korup-kahmi-pekanbaru-marah-dengan-wakil-ketua-kpkKhery Sudeska-Rinor Kuswan
PEKANBARU - Pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam talkshow di TV One yang mengatakan kader HMI adalah orang-orang cerdas saat sebagai mahasiswa, tetapi berubah menjadi koruptor ketika menduduki sebuah jabatan, mendapatkan berbagai kecaman dari kader dan alumni HMI.

Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Pekanbaru Rinor Kuswan didampingi Wakil Ketua Khery Sudeska mengatakan, pernyataan Saut sangat melukai perasaan kader dan alumni HMI secara institusi.

"Pernyataan Saut Situmorang yang dihubungkan-hubungkan dengan korupsi dan kejahatan orang-orang cerdas sangat menyinggung. Sebagai penegak hukum dan sebagai pimpinan lembaga negara, Saut tidak layak menggeneralisir HMI sebagai organisasi pencipta kader pelaku koruptor," ujar Rinor, Minggu (8/5/2016).

Ia mengatakan, mengapa harus HMI contoh alumnus terlibat korupsi. Bukankah dari HMI juga lahir pejuang-penjuang anti korupsi yang jauh lebih banyak.

"Contoh alumnus HMI pejuang anti korupsi seperti Bagir Manan, Anwar Nasution, Jimly Asshiddiqie, Suparman Marzuki, Aidul Fitri, Artidjo Alkostar, Bambang Wijayanto. Belum lagi seperti Abdullah Hehamahua yang sangat konsisten sepanjang hidupnya memerangi korupsi," tambahnya.

Justru, lanjut dia, Undang-undang Pemberantasan Korupsi, UU-KPK dimotori secara aktif oleh alumnus HMI. "KAHMI tak pernah membela alumnus yang terlibat korupsi, tapi malah mendorong penegak hukum untuk menghukum koruptor," kesalnya.

Saut diingatkan untuk membaca sejarah HMI dan Indonesia, bagaimana peran HMI dan alumninya mengisi kemerdekaan. "KAHMI Kota Pekanbaru mendesak Saut Situmorang untuk minta maaf secara terbuka dan mengundurkan diri dari KPK," tutupnya. ***

Kategori:Metropolitan
wwwwww