Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
22 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton

Pelabuhan Perikanan Selatpanjang Dijadikan Tempat Bongkar Muat Barang

Pelabuhan Perikanan Selatpanjang Dijadikan Tempat Bongkar Muat Barang
Sisa turap si sisi Pelabuhan Camat Selatpanjang, terlihat dipagari
Rabu, 25 Mei 2016 13:40 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Pelabuhan Perikanan Selatpanjang, Riau, dijadikan tempat bongkar muat barang. Pasalnya, Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti tak lagi mengizinkan adanya aktivitas bongkar muat di turap dekat Pelabuhan Camat Selatpanjang.

Keputusan itu merupakan hasil pertemuan antara Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, dengan pihak Dishubkominfo, Ketua Komisi B Dedi Putra SHi, beberapa orang perwakilan buruh Selatpanjang, Camat Tebingtinggi, Asisten I, Kadis Sosial Izhar, dan Disperindag.

Kata Dedi, Pemda menyadari betul andai aktivitas bongkar muat di turap Pelabuhan Camat Selatpanjang itu terus dilakukan, pasti nantinya akan rubuh. Sebab, model bangunan turap itu tidak pas untuk bersender dan bongkar muat barang. Ambruknya turap sudah dua kali terjadi.

"Gaya beban turap di sisi kanan kiri Pelabuhan Camat itu bukan untuk bersandar kapal (bongkar muat, red). Itu khusus untuk bebann di atas," ujar Dedi Putra SHi.

Dikatakan Politisi PPP itu lagi, sebagai solusi, Pemda telah mempersiapkan pelabuhan perikanan. Pelabuhan ini diharapkan bisa membuat aktivitas bongkar muat segera selesai. Tidak ada kapal yang menumpul di pelabuhan camat.

"Kita tidak ingin ada kapal berderet di Pelabuhan Camat. Agar cepat bongkarnya, langsung saja merapat ke pelabuhan perikanan," ujar Dedi.

"Sekarang dalam proses pemasangan dapra. Antisipasi banyaknya barang banyak masuk jelang lebaran," tambah Dedi.

Upaya pemindahan tempat bongkar muat itu, mendapat dukungan penuh dari pihak legislatif. Sebab, kebijakan yang dibuat kepala daerah telah mencakup aspek ekonomi dan sosial. Di satu sisi Pemda inginkan ketertiban, sisi lain mata pencarian buruh tidak terabaikan.

Pantauan GoRiau, turap di sisi kiri kanan pelabuhan Camat sudah dua kali ambruk dan tenggelam di laut. Itu disebabkan banyaknya aktivitas bongkar muat baik sembako maupun material bangunan. ***

Kategori:Badminton, PON
wwwwww