Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sindikat Jaringan Narkoba Kampung Dalam, BA Mampu Meraup Untung Rp2,4 juta Perminggu dari Hasil Jual 'Garam Haram'

Sindikat Jaringan Narkoba Kampung Dalam, BA Mampu Meraup Untung Rp2,4 juta Perminggu dari Hasil Jual Garam Haram
Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH saat ekspos pengedari narkoba di Mapolresta Pekanbaru Selasa siang (Foto: Barkah)
Selasa, 12 Juli 2016 14:18 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sudah sehari berada menjadi tahanan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Riau, BA (32) pengedar narkoba yang diringkus Senin (11/7/2016) kemarin, ternyata sudah sudah hampir sembilan tahun tinggal di Jalan Kapur, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH, Selasa (12/7/2016) siang saat ekspos di Mapolresta Pekanbaru.

"Awalnya mengaku baru pindah ke sana (Jalan Kapur, red), tapi setelah kita cek dan tanya RT-nya, ternyata sudah sembilan tahun tinggal di sana. Namun, memang jarang pulang," kata Iwan.

Dalam menjalankan bisnis haramnya itu, Kasat menuturkan, BA mendapat pasokan sabu 520 gram setiap minggunya dengan nilai mencapai Rp4,8 juta, yang kemudian di ecer dengan paket bervariasi, mulai dari paket Rp150 ribu sampai Rp200 ribu.

"Pengakuannya sudah menerima empat kantong selama satu bulan dan untuk satu kantong sabu, Ia (BA) mendapat untung Rp2,4 juta. Saat ini kita masih memburu pemasoknya," tukas Kasat.

"Identitas bandarnya sudah kita kantongi, BA ini merupakan pengedar jaringan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. BA dijerat pasal 112 jo 114 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, ancaman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara," tutupnya.***

Kategori:Beladiri
wwwwww