Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
24 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
19 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Beladiri

Diberi Upah Rp3 juta, Kurir Narkoba Pemilik 1.000 Butir Ekstasi dan 100 gram Sabu Terancam Hukuman Mati

Diberi Upah Rp3 juta, Kurir Narkoba Pemilik 1.000 Butir Ekstasi dan 100 gram Sabu Terancam Hukuman Mati
Tersangka WU (Pakai Sebo) saat ekspos pengungkapan kasus di Mapolresta Pekanbaru, Jum'at siang (Foto: Barkah)
Jum'at, 15 Juli 2016 11:35 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Riau masih melakukan penyidikan mendalam terhadap WU (24) kurir narkoba yang berhasil diringkus Kamis (14/7/2016) siang kemarin berikut dengan 1.000 butir ekstasi dan 100 gram sabu.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Ady Wibowo SIK MSi, Jum'at (15/7/2016) menuturkan, ribuan butir pil ekstasi berjenis CK berwarna biru serta ratusan gram sabu tersebut baru saja dibawa tersangka dari Medan, Sumatera Utara (Sumut).

"Dia (WU) baru saja menjemput dua kantong barang haram itu dari Medan dengan menggunakan bus dan setibanya di Pekanbaru, sekitar pukul 14.00 WIB, tersangka langsung diringkus di rumahnya dengan barang bukti 1.000 pil ekstasi dan 100 gram sabu," tutur Ady.

"Tersangka mengaku mendapat upah Rp3 juta untuk menjemput barang haram itu ke Medan dan diakuinya lagi, jika dirinya baru sekali menjemput barang haram itu," sambungnya.

Ia menuturkan, ribuan butir ekstasi itu merupakan buatan pabrik dan jika di uangkan senilai Rp300 juta, sedangkan sabu senilai Rp85 juta. Rencananya, barang haram itu akan dijemput oleh seorang kaki tangan bandar narkoba di Pekanbaru.

"Kita masih akan mendalami lagi dan untuk proses hukum, WU dijerat pasal 114 ayat 2 jo 112 ayat 2 jo 115 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman minimal tujuh tahun penjara, maksimal hukuman mati," tegas Wakapolresta.***

Kategori:Beladiri
wwwwww