Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Beladiri

Pelaku Begal Sadis Bersenpi, Ternyata Seorang Mantan Atlet Timnas U-17, Ini Alasannya Beralih Menjadi Bandit

Pelaku Begal Sadis Bersenpi, Ternyata Seorang Mantan Atlet Timnas U-17, Ini Alasannya Beralih Menjadi Bandit
DE (baju oranye tengah) saat di ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Jum'at siang
Jum'at, 15 Juli 2016 15:15 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, melakukan penyidikan mendalam terhadap DE (25) yang menjadi eksekutor penembakan terhadap Randi Saputra Nduru (21) korban begal yang mengalami luka tembak pada paha kirinya.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Ady Wibowo SIK MSi, Jum'at (15/7/2016) mengatakan, pengakuan DE, senjata api (senpi) rakitan yang digunakannya untuk membegal tersebut milik seorang temannya berinisial HU yang kini menjadi tahanan Polda Riau karena terlibat kasus narkoba.

"Katanya (DE), senpi itu dititipkan oleh temannya yang sekarang ditahan Polda Riau karena kasus narkoba. Kemudian digunakan untuk membegal," kata Ady.

Sementara itu, DE kepada GoRiau.com, mengaku jika saat kejadian 29 April 2016 silam, Ia terpaksa membegal, karena tidak memilki pekerjaan tetap, ditambah lagi dirinya sedang menjalani rehab karena pernah menjadi seorang penyalahguna narkoba.

"Saya butuh uang, waktu itu saya reflek menembak korban karena melawan waktu sepeda motornya mau diambil," kata DE yang ternyata seorang mantan atlet bolakaki Timnas U-17 tahun 2007 silam itu.

"Apapun alasannya, DE harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Kita masih memburu rekannya berinisial ID yang sudah ditetapkan sebagai DPO," tegas Wakapolresta.***

Kategori:Beladiri
wwwwww