Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton
Erupsi Bromo

Meski Bandara ARS Malang Ditutup, Upacara Kasada di Bromo Tetap Dilaksanakan, Ini Alasanya

Meski Bandara ARS Malang Ditutup, Upacara Kasada di Bromo Tetap Dilaksanakan, Ini Alasanya
Bandara Abdul Rachman Saleh. (net)
Sabtu, 16 Juli 2016 10:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang Provinsi Jawa Timur diperpanjang lagi oleh otoritas bandara karena sebaran abu vulkanik Gunung Bromo membahayakan penerbangan pesawat. Bandara Malang ditutup lagi pada Sabtu (16/07/2016) pukul 08:46 WIB hingga Minggu (17/07/2016) pukul 09.00 WIB.

Dengan demikian 10 penerbangan ke bandara Malang dan dari Malang tidak dapat beroperasi. Adanya angin ke arah Barat Daya hingga ke Utara menyebabkan sebaran abu vulkanik Gunung Bromo menyebar ke arah Malang dan berisiko tinggi untuk keselamatan penerbangan sipil.

Kondisi bandara Malang yang dekat dengan gunungapi Bromo, Semeru, Raung dan lainnua memang berisiko tinggi terkena dampak erupsi gunungapi tersebut.

Aktivitas vulkanik Gunung Bromo pada Sabtu pagi (16/7/2016) berdasarkan pengamatan PVMBG terlihat asap kawah teramati putih, kelabu, kecoklatan, sedang-tebal. Tekanan lemah-kuat, da  tinggi asap berkisar 200-900 meter dari puncak kawah ke arah Barat daya-utara. Terdengar suara gemuruh lemah-kuat. Teramati sinar api. Tremor menerus dengan aplitudo maksimum dominan 2 mm.

Status tetap Waspada (level II). Aktivitas vulkanik masih labil diperkirakan masih akan terus erupsi dalam beberapa hari ke depan. Dalam status Waspada masyarakat di sekitar G.Bromo dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah G. Bromo.

Namun demikian masyarakat Tengger di sekitar Gunung Bromo tetap akan melakukan perayaan Kasada. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten  Probolinggo pada puncak upacara Ritual Yadnya Kasada Bromo 2016 jatuh pada 20 Juli – 21 Juli 2016.

Inilah Rekomendasi PVMBG dan TNBTS  dan Pemangku kepentingan lainnya, Bagi warga yang Mengikuti Upacara Kasada.

1. Warga masyarakat di sekitar G.Bromo dan pengunjung/wisatawan/pendaki/ turis tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G.Bromo, dengan memberikan rambu rambu larangan bagi  yg tidak punya kepentingan dengan ritual Kasada, himbauan keras untuk tidak mendekat ke kawah.

2. Mempertimbangkan kearifan lokal lokal dan kesepakatan dari para pemangku kepentingan bahwa khusus untuk acara ritual ada perlakuan khusus dengan melihat faktor keamanan dengan tetap memperhatikan rekomendasi dari pemerintah (PVMBG).

3. Kegiatan lontar persembahan telah dilakukan koordinasi oleh ketua adat Desa Wonokitri dan Desa Ngadisari dan hanya orang tertentu saja yang akan melakukan pelontaran persembahan.

4. Wisatawan hanya diperbolehkan hingga batas/patok yg telah dibuat oleh TNBTS.

5.Beberapa opsi akan dilakukan dalam pengamanan wisatawan seperti memberlakukan pintu pengawasan masuk lautan pasir di ujung aspal baik dari  Probolinggo  maupun Pasuruan.

6.Melakukan pengamanan 24 jam patroli di lautan pasir sebelum diadakannya ritual.

7.BPBD mempersiapkan kebutuhan sesuai dengan tupoksi seperti pembagian masker sudah disiapkan di Desa Wonokitri.

8. BPBD hanya diperbantukan oleh panitia lokal dengan posisi di Desa Wonokitri.

9.BPBD  telah memasang himbauan untuk wisatawan yang diletakkan di lapangan Pendopo Agung agar wisatawan mengetahui rekomendasi jarak aman dari PVMBG.

10. Mengharapkan semua pihak untuk saling memperhatikan keselamatan diri dengan merujuk rekomendasi PVMBG. (***)

Sumber:BNPB
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww