Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Olympic

Ini Cerita Bagaimana Napi di Rutan Kelas II B Kota Dumai Bisa Meninggal Dunia

Ini Cerita Bagaimana Napi di Rutan Kelas II B Kota Dumai Bisa Meninggal Dunia
Ilustrasi (internet)
Senin, 18 Juli 2016 12:04 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Muhammad Supian alias Ian Lepat (38), yang merupakan narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kota Dumai, Riau, Senin (18/7/2016) sekitar pukul 04.00 WIB, meninggal dunia.

Sebagaimana disampaikan Kepala Rutan Kelas II B Kota Dumai, Muhammad Lukman saat ditemui GoRiau.com mengatakan, bahwa korban (Muhammad Supian, red) awalnya merasakan nyeri di dada sebelah kiri. Hal itu pun dilaporkan kepada petugas jaga oleh narapidana lainnya.

"Kejadiannya itu sekitar pukul 03.35 WIB. Kita langsung bawa ke RSUD Dumai untuk mendapatkan perawatan. Saat di rumah sakit dan mendapatkan perawatan, korban meninggal dunia di rumah sakit," ungkap Lukman.

Sambungnya, korban menghuni Blok D kamar nomor 25 di Rutan Kelas II B. Kejadian ini menurut medis, angin duduk atau penyempitan pada pembuluh darah di jantung.

"Korban, terjerat kasus narkoba dengan masa hukuman 5 tahun penjara dengan denda Rp800 juta," beber Lukman. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka, untuk dikebumikan. Barang-barang korban pun sudah dirapihkan, untuk diserahkan ke pihak keluarga.***

Kategori:Olympic
wwwwww