Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ada Anggotanya Bermain Pokemon GO, Ketua DPR: Saya Akan Segera Rapat dengan Pimpinan Supaya Game Itu Dilarang

Ada Anggotanya Bermain Pokemon GO, Ketua DPR: Saya Akan Segera Rapat dengan Pimpinan Supaya Game Itu Dilarang
Ketua DPR RI, Ade Komarudin. (istimewa)
Rabu, 20 Juli 2016 21:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, anggota Komisi I, Tantowi Yahya dan Wakil Ketua Komisi VIII, Deding Ishak, mengaku mengunduh aplikasi Pokemon Go. Namun keduanya berkilah, jika mereka mengunduh game tersebut hanya untuk meneliti.

Sementara itu, Ketua DPR RI Ade Komarudin, mengaku belum mengetahui jika ada anggotanya yang mendownload game tersebut.

Meski demikian, Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Akom ini dengan tegas mengatakan, bahwa memainkan game Pokemon Go adalah kegiatan yang tidak berguna dan hanya membuang-buang waktu.

"Saya sampai hari ini belum tahu ada (anggota) yang iseng main. Itu kegiatan iseng yang tidak berguna," tegasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7).

Akom juga menilai, game tersebut hanya membuang waktu yang dikhawatirkan akan mengganggu produktifitas anggotanya, dengan maraknya Pokemon Go ini, Ia pun berencana akan melarang anggota DPR untuk bermain game itu dengan membawanya dalam rapat pimpinan.

"Saya mau rapatkan di pimpinan supaya dilarang. Itu mengganggu produktifitas. Kalau ganggu produktifitas, larang saja," tegasnya. (***)

wwwwww