Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Saat Dilakukan Pengawasan, HET Elpiji Melon di Duri Masih Rp17.500, Tapi...

Saat Dilakukan Pengawasan, HET Elpiji Melon di Duri Masih Rp17.500, Tapi...
Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Bengkalis, Raja Arlingga melakukan pengawasan kesejumlah pangkalan elpiji di Mandau.
Jum'at, 29 Juli 2016 15:36 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkalis melakukan pengawasan kepada sejumlah agen elpiji yang ada di Kecamatan Mandau, Jumat (29/7/2016). Dari hasil pantauan dilapangan, harga eceran tertinggi (HET) Elpiji 3kg atau melon ini masih Rp17.500.

Namun harga tersebut hanya bisa didapat di 52 pangkalan di Kecamatan Mandau yang langsung mendapatkan elpiji dari 5 agen yaitu PT Bumi Natural Lestari, PT Khanugrah Sehati, PT Cahaya Agung Perkasa, PT Riau Perkasa Sejahtera dan PT Wahana Adi Gaya Prima. Diluar itu harganya rata-rata Rp.19.000 sampai Rp22.000 pertabung.

Kepala Disperindag Bengkalis, Muhammad Fauzi melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Raja Arlingga saat dikonfirmasi GoRiau.com mengatakan, pengawasan kepada sejumlah agen dan pangkalan ini dilakukannya mengingat banyaknya keluhan masyarakat mengenai lonjakan harga elpiji 3kg.

"Dari pantauan kita di lapangan itu, rata-rata pangkalan masih menjual Rp17.500 pertabung. Seperti yang di Jalan Jawa dan Jalan Gaya Baru. Kalau yang yang diatas itu harganya, biasanya di tingkat pengecer yang sudah tangan ketiga dari pangkalan," ujar Raja usai melakukan pengawasan.

Raja menghimbau kepada para pengecer untuk tidak terlalu tinggi menaikan harga elpiji dari harga pangkalan. Sebab bagaimanapun juga, elpiji 3 kg ini adalah untuk masyarakat miskin.

"Kalau bisa pengecer jangan terlalu tinggi naikan harga dari HET nya. Masyarakat juga, jika ingin mendapatkan harga elpiji yang Rp17.500 itu, sebaiknya mencari pangkalan terdekat saja," tambahnya.

Bahkan mengenai isi elpiji melon yang katanya kerap kurang 3kg itu, Raja juga membantah tidak benar. "Tadi juga kita menimbang, rata-rata beratnya pas, tidak ada yang kurang. Sebab pengisian dari SPBE itu sudah otomatis sistemnya, begitu pas 3kg, langsung berhenti mengisi," terangnya lagi.***

Kategori:Voli, Badminton
wwwwww