Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Butuh Bantuan Segera, Bayi Berusia Tujuh Bulan di Pekanbaru Ini Menderita Jantung Bocor

Butuh Bantuan Segera, Bayi Berusia Tujuh Bulan di Pekanbaru Ini Menderita Jantung Bocor
Kondisi Haziq yang sedang kritis.
Sabtu, 30 Juli 2016 22:32 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - M Haziq Rahman, bayi berusia tujuh bulan ini menderita kelainan pembuluh darah dan kebocoran sekat bilik jantung. Kondisinya tengah kritis dan membutuhkan penanganan medis cepat.

Ia harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Sayangnya, Haziq yang merupakan putra pertama dari pasangan Eddy Rahman (26) dan Kartini (32) ini belum bisa dirujuk ke Jakarta lantaran terkendala biaya.

"Kami sudah berupaya untuk mendapat pengobatan. Kata dokter, jalan satu-satunya yaitu dirujuk ke Jakarta. Disitulah kami menemui kendala, baik biaya pengobatan dan sarana transportasinya," ungkap Ayah Haziq, Eddy Rachman yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ketika menyampaikan kegundahannya kepada GoRiau.com, Sabtu (30/7/2016) di Pekanbaru.

Dengan mata berkaca-kaca, Eddy mengatakan bahwa anaknya itu sudah seminggu terbaring lemah di ruang ICU RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Sebagai orang tua, ia pun menahan pilu.

Demi kesembuhan si buah hati, Eddy yang masih mengontrak rumah di Jalan Pramuka, Rumbai, Pekanbaru ini telah berusaha kesana kemari mengurus surat-surat kesehatan untuk meringankan biaya pengobatan Haziq. Namun, tidak membuahkan hasil karena BPJS hanya menanggung biaya operasi Haziq saja sesuai dengan fasilitas kelas III.

Sementara biaya transportasi dan akomodasi yang diperkirakan akan memakan waktu selama satu sampai dua bulan (termasuk pemulihan) tidak ditanggung.

"Udah nyoba ngurus JAMKESDA, tapi terpaksa dibekukan karena putra kami sudah lebih dulu terdaftar pada BPJS. Katanya tidak boleh rangkap," papar Eddy.

Dengan segenap kerendahan hati, bagi pembaca setia GoRiau.com yang berkenan membagi sedikit rezekinya untuk membantu Haziq, dapat ditransfer secara langsung melalui rekening Bank Mandiri KCP Pekanbaru Nomor Rekening 108-00-1469727-1. Atas nama EDDY RAHMAN (Ayah Haziq). ***

Kategori:Riau, PON, Badminton
wwwwww