Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
17 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
17 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Pembunuh Balita di Jakarta Pusat Berhasil Ditangkap Polisi, Pelakunya Ternyata Pacar Tante Korban

Pembunuh Balita di Jakarta Pusat Berhasil Ditangkap Polisi, Pelakunya Ternyata Pacar Tante Korban
Pelaku saat diamankan di Mapolres Jakarta Pusat. (humas)
Sabtu, 30 Juli 2016 14:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Usai menggelar olah TKP terkait kematian balita 2 tahun, bernama Fatin, di Jalan Kramat Raya, Johar Baru,Polres Jakarta Pusat, polisi akhirnya berhasil menangkap sang pelaku. Semula dikabarkan pelaku adalah paman korban, ternyata yang bersangkutan adalah pacar dari tante korban.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung. "Tersangka Marco Zaman Siagian (24) adalah pacar dari tante korban yang bernama Maya Astuti, dan yang bersangkutan sudah kita tangkap," ujar AKBP Tahan Marpaung, Sabtu (30/7/2016).

Menurutnya, pelaku sempat melarikan diri setelah mengantar korban ke rumah sakit. "Waktu mengantar korban ke rumah sakit dia ada. Tapi kemudian dia kabur setelah mengantar korban ke rumah sakit," imbuhnya.

Korban kata dia, dianiaya oleh pelaku pada Jumat (29/7) pagi kemarin, disaat si tante menitipkan korban kepada pelaku karena harus menjalani diklat dari perusahaan tempatnya bekerja di bandara.

"Motifnya karena pelaku merasa kesal, dia berusaha menenangkan korban yang terus-terusan menangis akan tetapi korban tidak kunjung tenang," tukasnya.

Kekesalan pelaku tak terbendungkan lagi hingga akhirnya ia naik pitam. Korban dicekik oleh pelaku dan diputarkan di udara dengan dipegang kedua tangannya.

"Korban kemudian menunjukkan gejala sakit dengan muntah darah, lalu pelaku bersama dengan saksi 1 (Yasmin) membawa korban ke RS Islam Cempaka Putih dan kemudian pelaku meninggalkan RS," jelasnya.

Pada pukul 13.15 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Tidak lama berselang, pelaku dapat diamankan oleh Petugas Satuan Reskrim Polrestro Jakpus di kawasan Daan Mogot, Jakbar.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (***)

wwwwww