Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Olympic

Jadi Korban Kebakaran di Dumai, Niat Khairul Hamdi Kirim Uang Rp300 Ribu untuk Ibu di Payakumbuh tak Kesampaian

Jadi Korban Kebakaran di Dumai, Niat Khairul Hamdi Kirim Uang Rp300 Ribu untuk Ibu di Payakumbuh tak Kesampaian
Jasad Khairul Hamdi saat dievakuasi dari lokasi kebakaran
Sabtu, 06 Agustus 2016 10:31 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Niat seorang anak bernama Khairul Hamdi (17) korban kebakaran di Jalan Hasanudin RT03 Kelurahan SDTI, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau, Sabtu dinihari (6/8/2016) sekitar pukul 02.30 WIB, untuk mengirimkan uang kepada orangtuanya tidak kesampaian.

Niat korban yang mulia itu, diceritakan oleh temannya, Azam kepada GoRiau.com. Korban setiap harinya memang bekerja membantu Azam berjualan jus. Sekitar pukul 01.50 WIB, korban pamit untuk pulang lebih dulu, karena mau mengirim uang.

"Sekitar pukul 02.15 WIB, korban pulang untuk istirahat dahulu. Badannya kurang fit, jadi pagi ini baru mau kirim uang Rp300 ribu melalui kantor pos. Uang itu untuk Ibunya di Payahkumbuh, Sumbar," beber Azam yang berjualan juz tepat di depan ruko milik Jhonedi yang terbakar.

Kapolsek Dumai Barat, Kompol Sasli Rais saat dikonfirmasi GoRiau.com terpisah mengatakan, bahwa korban (Khairul Hamdi, red) ditemukan sudah hampir menjadi arang di kamar mandi, dengan posisi tertelungkup.

"Kemungkinan korban berusaha menyelamatkan diri, dengan membasahi dirinya di kamar mandi dan menerobos api untuk menyelamatkan diri. Karena asap yang sangat pekat, korban pun kehabisan oksigen dan akhirnya tak terselamatkan," jelas Kompol Sasli.

Dugaan awal pihak kepolisian berdasarkan keterangan pemilik toko pupuk, Jhonedi, api berasal dari atas plafond. Karena api begitu besar dan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya, Jhonedi tidak mampu menyelamatkan korban yang saat itu tidur di kamar tengah.

"Ada suara ledakan dari atas plafond. Kemungkinan itu dari arus listrik atau korsleting. Tapi kita selidiki dahulu, itu baru kemungkinan awal," beber Kompol Sasli. Korban jiwa, Khairul Hamdi sudah dievakuasi ke RSUD Dumai guna dilakukan otopsi. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic
wwwwww