Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

LP Kelas II B Tapaktuan Over Kapasitas

LP Kelas II B Tapaktuan Over Kapasitas
Kondisi LP Kelas II B Tapaktuan. [Al Fahd Radi Fahlefi]
Sabtu, 13 Agustus 2016 17:50 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tapaktuan, Irman Jaya, menyampaikan keluhannya terhadap over kapasitas dan minimnya petugas sipir yang bertugas di lembaganya.

“Sebenarnya LP kita ini sudah over kapasitas. Maksimalnya dihuni 75 napi. Kenyataannya  sekarang dihuni sebanyak 147 napi. Napi yang ditempatkan di sini bukan hanya penduduk wilayah hukum Aceh Selatan, tetapi sebahagian tahanan berasal dari Kabupaten Aceh Barat Daya,” ujar Irman Jaya kepada GoAceh, Sabtu (13/8/2016).

Lihat saja, katanya, sejumlah kamar tahanan berdesakan. Kondisi ini membuat tidak nyaman para tahanan karena over kapasitas. Persoalan lain, tambah Irman Jaya, LP Tapaktuan ini juga kekurangan personel, khususnya petugas sipir.

“Petugas sipir kita berjumlah 12 orang, dibagi empat regu.  Masing-masing regu berkekuatan 4 personel untuk melayani dan mengawasi tahanan. Jumlah personel sangat tidak maksimal dibandingkan jumlah tahanan. Inilah yang harus diperbaiki dan dibina selama 2 bulan saya bertugas di sini,” urainya.

Menindaklanjut kelemahan fasilitas, sambung Irman Jaya, Ia sudah mengusulkan ke Kanwil Kemenkumham Provinsi Aceh untuk dilakukan pembenahan. Sedangkan kelemahan lain, sedang diperbaiki secara bertarap, termasuk fasilitas air bersih.

 

Editor:TAM
Kategori:Beladiri
wwwwww