Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Buru Selatan Maluku Diguncang Gempa 4,7 SR, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

Buru Selatan Maluku Diguncang Gempa 4,7 SR, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang
Ilustrasi.
Minggu, 14 Agustus 2016 15:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Tepat pukul 11.19.10 WIB, wilayah Pulau Buru Selatan (Bursel) diguncang gempabumi berkedalaman dangkal, Minggu (14/08/2016).

Berdasarkan informasi yang diperoleh GoNews.co dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, gempa tersebut berkeku 4,7 SR. "Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,7 Skala Richter. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 4,38 LS dan 127,29 BT, tepatnya di laut pada jarak 55 km arah selatan Kota Elara, Buru Selatan dengan kedalaman 10 km," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugrogo.

Sementara itu kata dia, hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di wilayah Buru Selatan seperti di Elara, Walua, Watawa, Wamsisi, dan Oki.

"Di daerah ini guncangan gempabumi dirasakan dalam skala intensitas I SIG BMKG (II MMI), yang artinya gempabumi dirasakan oleh beberapa orang," tukasnya.

Gempabumi Buru Selatan yang terjadi kata Sutopo, merupakan jenis gempabumi tektonik dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut. Dalam hal ini sesar aktif yang dimaksud adalah Buru Fracture yang merupakan kelanjutan dari Sesar Misool-Sorong, yang melintas di antara Pulau Buru dan Pulau Seram.

Aktivitas kegempaan mencatat bahwa selama beberapa bulan terakhir ini Buru Fracture mengalami peningkatan aktivitas seismik yang ditandai dengan seringnya terjadi aktivitas gempabumi dirasakan di zona gempabumi Pulau Elara, Pulau Buru, dan Pulau Seram.

Catatan sejarah gempabumi Maluku mencatat bahwa di zona ini pada tahun 1948 pernah terjadi gempabumi dahsyat dengan kekuatan M=7,9. Gempabumi ini dilaporkan menimbulkan banyak kerusakan di zona Pulau Seram – Buru. 

Hasil monitoring BMKG hingga saat ini belum terjadi gempabumi susulan. Untuk itu kepada masyarakat pesisir Pulau Buru dan Pulau Elara, dihimbau agar tetap tenang mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami. (***)

Sumber:BNPB
Kategori:Badminton, Olympic, Maluku
wwwwww