Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
5 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
23 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Home  /  Berita  /  Badminton

Seorang Pria Tewas Tergantung di Tower Air Kantor PU

Seorang Pria Tewas Tergantung di Tower Air Kantor PU
Polisi dan warga membantu mengevakuasi korban, Minggu (21//8/2016)
Minggu, 21 Agustus 2016 21:42 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Seorang laki-laki berinisal Sy, (47), warga Gampong Geuceu Kayee Jato, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, ditemukan tewas dalam posisi tergantung. Korban diduga bunuh diri dengan cara menggantung tubuhnya di tower air, kompleks Kantor PU Pengairan, Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Minggu (21/8/2016).

Salah seorang pemuda setempat mengatakan, korban ditemukan tewas tergantung oleh Dm, (30), ibu rumah tangga, warga setempat. "Korban ditemukan tergantung kabel di tower air Kantor PU Pengairan," ujar pemuda yang tidak ingin disebutkan namanya. 

Ia menambahkan, peristiwa ini dilaporkan ke pihak gampong dan kepolisian. "Anggota kepolisian datang ke lokasi setelah menerima laporan. Jenazah korban diturunkan dan dibawa pulang ke rumah. Selanjutnya jenazah dibawa keluarga ke Sigli untuk dimakamkan," tambahnya. 

Ia menjelaskan, korban merupakan jemaah aktif di meunasah gampong. "Menurut kabar, almarhum ?mengalami gangguan jiwa dan stok obatnya habis. Sebagian juga ada yang bilang, beliau depresi akibat masalah pribadi. Tapi kita tidak tahu pasti soal penyebabnya," jelasnya. 

Sementara itu, Kapolsek Banda Raya, Iptu Zulprizal yang dihubungi tidak berkomentar banyak terkait hal ini. "Pihak keluarga meminta agar hal ini tidak dipublikasikan, karena terkait nama baik keluarga. Kasus ini masih kita tangani," ujarnya melalui telepon genggam.

Editor:TAM
Kategori:PON, Badminton
wwwwww