Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Riau

Terkena Lemparan Batu, Satu Penonton Pacu Jalur Luka di Kepala

Terkena Lemparan Batu, Satu Penonton Pacu Jalur Luka di Kepala
Tim medis sedang melakukan pertolongan terhadap penonton yang menjadi korban kerusuhan pacu jalur, Sabtu (27/8/2016) sore.
Sabtu, 27 Agustus 2016 22:25 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - ‎Kerusuhan yang terjadi saat pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan, Sabtu (27/8/2016) sore menelan korban. Tidak hanya benda, tapi juga jiwa yang menjadi korbannya.

Bahkan, dari informasi yang berhasil dirangkum oleh GoRiau.com, beberapa orang harus mendapatkan perawatan intensif dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Satu orang yang belum diketahui namanya harus mendapatkan jahitan, setelah bongkahan batu mendarat‎ di kepalanya. Kendati demikian, hingga saat ini belum tahu berapa banyak korban jiwa dan benda. Yang jelas, jalur Dewa Ruci Arung Samudera sempat dipelasah oleh masyarakat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, atlet Dewa Ruci dan Sijontiak Lawuik sempat bersitegang usai berpacu. Tepatnya ketika mereka merapat ke dewan hakim.

Ketika diumumkan pemenang, Dewa Ruci langsung menyebrang menuju tenda tambatannya. Sebelum sampai, mereka melewati kajang Sijontiak Lawuik. Tiba-tiba, aksi saling lempar terjadi. Pemacu Desa Ruci melempar penonton dengan pengayuh, sedangkan penonton melempar batu.

Ternyata, tenda Sijontiak berdekatan dengan tenda Puntiang Baliyuang Sirajo Beleng. Melihat tendanya menjadi korban, Sirajo Beleng langsung mengejar pemacu Dewa Ruci. Aksi saling lempar dan kejar-kejaran tak terhindarkan.

Kerusuhan ini baru berhenti ketika Polri dan TNI dengan sigap meredam dan mengendalikan massa. Hingga saat ini, suasana sudah kondusif.***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww