Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Angin Kencang dan Longsor Terjang Solok, BPBD Tetapkan Status Darurat

Angin Kencang dan Longsor Terjang Solok, BPBD Tetapkan Status Darurat
Dampak bencana angin kencang di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti, Kab. Solok.
Senin, 29 Agustus 2016 15:45 WIB
Penulis: Dafrizal

SOLOK - Angin kencang dan longsor yang menerjang wilayah Kabupaten Solok, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan status darurat siaga bencana untuk dua minggu ke depan.

Kepala BPBD Kabupaten Solok Abdul Manan menjelaskan angin kencang menerjang Kecamatan Lembah Gumanti yang mencapai sekira 200-an rumah rusak akibat diterjang angin kencang pada 24 dan 25 Agustus 2016 lalu.

“Rata-rata rumah yang terkena angin kencang ini atapnya lepas," jelas Abdul Manan. Rumah korban ada yang rusak sedang dsn rusak berat. Saat ini BPBD sedang melakukan pendataan. Pemerintah nagari dan kecamatan diharapkan mendata kerusakan tersebut sebab mereka yang lebih tahu secara detail kondisi warganya,” katanya pada GoSumbar.

Manan menambahkan apabila data sudah lengkap, pihaknya akan menyerahkan kepada Dinas Sosial untuk dibantu. Jika tidak ada bantuan logistik pihaknya akan melakukan koordinasi dengan provinsi.

“Saat ini kita belum menyalurkan bantuan kepada warga sebab datanya belum ada," ujarnya. Untuk sementara warga yang terkena angin kencang ini mengungsi ke rumah tetangga yang tidak kena, sementara kita telah menyiapkan beberapa bantuan berupa tenda dan tenaga dari BPBD,” ulasnya.

Sampai beberapa hari ke depan, kondisi di daerahnya masih berpeluang terjadi hujan lebat beserta angin kencang. “Untuk itu kita menetapkan status siaga darurat bencana, jika terjadi bencana kita sudah siap memberikan pertolongan dan evakuasi. Status itu sudah kita tetapkan sejak seminggu lalu. ***

Editor:W Leto Tapays
Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww