Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Datangi Komnas HAM, Mahasiswa Riau Jakarta Meminta Usut Tragedi Berdarah di Kepulauan Meranti

Datangi Komnas HAM, Mahasiswa Riau Jakarta Meminta Usut Tragedi Berdarah di Kepulauan Meranti
Rombongan mahasiswa Riau Jakarta saat mendatangi Komnas HAM. (GoNews)
Rabu, 31 Agustus 2016 11:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Beberapa mahasiswa asal Riau di Jakarta, mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM) guna melaporkan adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan pihak Kepolisian pada saat bentrokan berdarah di Mapolres Meranti beberapa waktu yang lalu.

Dimana dalam aksi unjuk rasa terkait insiden tewasnya pegawai honorer di Meranti, terjadi bentrokan dengan aparat dan mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia bernama Isrusli.

Kepada GoRiau.com (GoNews Group) Koordinator mahasiswa yaitu Nurhakim mengatakan, pengaduan ke Komnas HAM yang ia lakukan adalah bentuk solidaritas sesama masyarakat Riau.

"Kita melihat ada pelanggaran HAM pada saat terjadi insiden tersebut. Untuk itu kami dan kawan-kawan mahasiswa di Jakarta melaporkan ke Komnas HAM," ujarnya, Rabu (31/08/2016) di Jakarta.

"Kami meminta Komnas HAM untuk menindak lanjuti dan mengusut tuntas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi saat peristiwa berdarah pada hari kamis (25/8/2016) yang lalu itu," tandasnya.

Para mahasiswa Riau di Jakarta juga berharap, laporan tersebut bisa ditindaklanjuti dan segera diproses, dengan harapan kejadian pelanggaran-pelanggaran serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu Komisaris Pengaduan Komisi Nasional HAM, Eny Harliyanti yang menerima rombongan para mahasiswa Riau menuturkan, pihaknya berjanji akan menganalisa dan menindak lanjuti laporan tersebut.

"Laporan dari teman-teman mahasiswa yang tergabung mahasiswa Jakarta peduli Meranti, sudah kami terima. Dan kami akan menindak lanjuti Laporan tersebut ke bagian pengaduan dan selanjutnya bisa diproses," tukas Eni harliyanti. (***)

wwwwww