Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Finalis Duta Wisata Bireuen Wajib Mampu Baca Alquran

Finalis Duta Wisata Bireuen Wajib Mampu Baca Alquran
Seorang finalis duta wisata Kabupaten Bireuen saat mengikuti uji baca Alquran, Kamis (1/9/2016). [Joniful Bahri]
Kamis, 01 September 2016 19:15 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Setelah dites urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Gema Nusantara Anti Narkoba (GENTARA) Aceh, 25 finalis duta wisata Kabupaten Bireuen kembali jalani uji baca Alquran.

Uji baca Alquran yang dilakukan oleh tim penilai ini, merupakan salah satu persyaratan menjadi duta wisata Kabupaten Bireuen. Uji tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat, Kamis (1/9/2016).

Kadisporapar Kabupaten Bireuen, Said Abdurahman, melalui Kabid Pariwisata, Sri Wahyuni, mengatakan, salah satu syarat bagi seluruh finalis duta waisat tersebut harus mampu membaca Alquran. “Selain kemampuan umum, finalis juga harus mampu membaca Alquran dan ini kewajiban mutlak bagi duta wisata di samping menguasai pengetahuan umum,” katanya.

Membaca Alquran sangat penting bagi seorang duta wisata, katanya. Apa lagi Aceh negeri Syariat Islam, maka saat mempromosikan pariwisata harus sinergi dengan nilai budaya Islami di tengah-tengah masyarakat Aceh.

“Selanjutnya para finalis ini kembali harus mengikuti tes wawancara, baik penilaian  kepribadiannya, pengetahuan umum. Kemudian kemampuan berbahasa Inggris, dan wawasan tentang wisata serta kebudayaan daerah dan nasional,” kata Sri Wahyuni.

Selama pembekalan, tambahnya, finalis duta wisata Bireuen dibekali materi sosialisasi dan tes narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya, seni budaya, wawasan kebangsaan. Selain itu juga pengetahuan adat dan istiadat budaya lokal, etika kepribadian serta kesenian yang merupakan awal persiapan menuju babak grand final pada Sabtu (3/9/2016) depan.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, PON
wwwwww