Kasus Adu Jotos Tukang Parkir di Bireuen Berakhir Damai
![]() |
| Zulfikar dan Tarmizi duduk minum kopi di sebuah warung kawasan Jalan T Hamzah Bendahara Bireuen setelah dilakukan damai secara kekeluargaan. [Joniful Bahri] |
Penulis: Joniful Bahri
Penyelesaian kasus pemukulan tersebut menghadirkan, Zulfikar selaku korban dan Tarmizi sebagai pelaku dengan melibatkan orangtua korban, dan tim yang membidangi parkir serta Kepala Dinas Dishubkominfo.
Kadis Dishubkominfo Bireuen, Mulyadi kepada GoAceh mengatakan, persoalan keduanya sudah selesai dan dilakukan dengan cara damai. “Kita harapkan keduanya tidak mengulangi hal seperti itu kembali, maka konsekuensinya akan diberhentikan sebagai juru parkir di Bireuen,” katanya.
Ketentuan ini dilakukan, tambah Mulyadi agar ke depan seluruh juru parkir dapat mentaati atarunnya di lapangan, apa lagi mereka sama-sama mencari rezeki di lapangan. Sedangkan mengenai biaya pengobatan yang telah dikeluarkan oleh Zulfikar selaku korban akan segera ditanggulangi Dinas, dengan harapan keduanya saling memaafkan.
Sementara itu, Zulfikar yang ditemui GoAceh di lokasi parkir, Kamis (1/9/2016) mengaku, masalah kasus yang menimpanya telah ditangani pihak Dinas dengan melibatkan tim bagian parkir.
Bahkan pascadamai dilakukan, keduanya kembali membaik serta saling duduk minum kopi di sebuah warung kawasan jalan T Hamzah Bendahara Bireuen.
Diberitakan sebelumnya, gara-gara rebutan dan pengelolaan batas lokasi, dua tukang parkir di Jalan T Hamzah Bendahara, Kota Juang, Kabupaten Bireuen berakhir dengan saling adu jotos, Senin (29/8/2016) sekira pukul 22.00 WIB.













