Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
18 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
15 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
12 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
13 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
20 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton

Virus Zika Sulit Dideteksi, Penumpang Asal Singapura Harus Diperiksa Secara Spesifik Sebelum Masuk ke Pekanbaru

Virus Zika Sulit Dideteksi, Penumpang Asal Singapura Harus Diperiksa Secara Spesifik Sebelum Masuk ke Pekanbaru
Pemeriksaan di Bandara SSK II Pekanbaru.
Kamis, 01 September 2016 16:58 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Pemeriksaan kesehatan penumpang asal luar negeri terutama dari Singapura di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, perlu dilakukan secara spesifik.

Ini perlu dilakukan untuk mendeteksi secara pasti ada tidaknya penumpang asal luar negeri yang terjangkit virus zika. Sebab, keberadaan virus zika tersebut sulit dideteksi karena gejalanya mirip dengan chikhungunya dan demam berdarah dengue. Bahkan, vektor penyebarannya pun sama yakni nyamuk Aedes aegypti.

"Gejalanya hampir sama dengan gejala virus pada umumnya, ada demam juga. Makanya pengecekan virus zika ini harus dilakukan secara menyeluruh dan ditindak cepat supaya tidak menular ke masyarakat," ungkap Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Nuzeli Khusnedi kepada GoRiau.com di posko satgas karlahut, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kamis (1/9/2016).

Dalam penanganan virus ini, menurutnya, pendekatan secara epidermologi sangat diperlukan. Contonya saja dengan mengidentifikasi penumpang yang datang dari luar negeri.

"Sesuai kebijakan negara, siapapun yang datang dari luar negeri harus diperiksa melalui mesin thermo-scan (pemindai panas tubuh). Ini dilakukan untuk mendeteksi penumpang yang terjangkit virus, terutama virus zika," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww