Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Disaksikan Puluhan Warga, Penggerebekan di Kampung Dalam, Polisi Pekanbaru Amankan Seorang Operator CCTv

Disaksikan Puluhan Warga, Penggerebekan di Kampung Dalam, Polisi Pekanbaru Amankan Seorang Operator CCTv
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK bersama ketua RT setempat saat menggeledah rumah terduga gembong narkoba di Kampung Dalam, Jum'at malam
Jum'at, 02 September 2016 20:50 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Meski bukan menjadi peristiwa baru, penggerebekan dua rumah gembong narkoba yang dilakukan Polresta Pekanbaru, Riau, Jum'at (2/9/2016) sore, cukup mengundang perhatian warga Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Salah seorang warga, Rama (30) yang rumahnya turut dicurigai dan digeledah petugas, bersikap santai saat Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto SH SIK bersama puluhan personel dengan berpakaian sipil masuk ke rumahnya.

"Tidak ada apa-apa di sini pak, saya baru mengontrak. Orang yang sebelumnya sudah lama pindah," ujar wanita yang mengaku sebagai SPG (sales promotion girl) di salah satu tempat perbelanjaan di Kota Pekanbaru itu.

Pantauan GoRiau.com di lapangan, puluhan warga begitu antusias menyaksikan penggerebekan dua rumah gembong narkoba yang dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK.

Meski kedua pemilik rumah yang diduga sebagai gembong narkoba berhasil melarikan diri, seorang remaja yang diduga kaki tangan yang bertugas memantau pergerakan di sekitar TKP melalui CCTv diamankan.

"Dia ini tugasnya jadi operator CCTv untuk memantau pergerakan di luar, selain itu, 736 paket sabu, serta uang yang diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar yang diduga hasil penjualan narkoba turut diamankan sebagai barang bukti," kata Kapolresta.

"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengejar kedua pemilik rumah yang diduga sebagai gembong narkoba itu," pungkasnya.***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww