Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Kian Mantap Dukung Jokowi, Golkar Siapkan Pasangan Duet Khofifah dan Sri Mulyani di Pilpres 2019

Kian Mantap Dukung Jokowi, Golkar Siapkan Pasangan Duet Khofifah dan Sri Mulyani di Pilpres 2019
Rakornis Partai Golkar. (istimewa)
Minggu, 04 September 2016 08:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Partai Golkar oleh Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera) menghasilkan beberapa keputusan dan strategi.

Salah satunya adalah DPP Partai Golkar dan semua DPD Golkar semakin kompak dan mantap untuk memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019. Strategi pun telah disusun untuk bergerak kepada rakyat secara masif dan menyeluruh.

Ketua Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jambi, Gusrizal mengapresiasi kegiatan DPP untuk menyiapkan lebih dini pemenangan Jokowi.

"Hal itu agar pemerintah bisa lebih konsen untuk melayani rakyat, dan pemilu biar diurus Golkar," kata Gusrizal, di arena Rakornis Partai Golkar Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I, yang mengusung tema "Solid Terkonsolidasi, Efektif Mengemban Misi, Berjaya Dikala Pemilu", di Hotel Peninsula, Jakarta, Sabtu (3/9).

Gusrizal menambahkan, Partai Golkar sekaligus harus mulai melisting Calon Wakil Presiden untuk mendampingi Jokowi.

"Bisa Sri Mulyani, Bu Khofifah Indar Parawansa, atau Sri Sultan Hamengku Buwono X," ujarnya.

Yang jelas, cawapres pendamping nanti harus memiliki kriteria yakni punya visi, misi, framework dan semangat kerja yang sama dengan Presiden Jokowi, serta punya prinsip kerakyatan.

Menanggapi usulan tersebut, Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I (Jawa-Sumatera), Nusron Wahid mengatakan, boleh saja dan sah-sah saja ada wacana seperti itu.

"Tetapi itu baru sebatas usulan, aspirasi, alias wacana. Ya namanya usulan, wacana, silahkan saja. Boleh boleh saja. Tetapi itu menurut saya masih terlalu jauh," ujar Nusron.

Menurut Nusron, soal siapa cawapres lebih baik diserahkan kepada Presiden Jokowi.

"Kita urus Cabup, Cawabup serta Calon gubernur dan Wakil Gubernur saja, dan kita susun strateginya agar yang sudah kita tetapkan benar-benar mendapatkan dukungan rakyat. Karena poin itu sebenarnya yang menjadi salah satu agenda utama Rakornis Partai Golkar Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I yang dilaksanakan dalam dua hari ini," ungkapnya. (***)

Sumber:Berbagai Sumber.
Kategori:Badminton, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww