Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

'Riau Menyapa Dunia' dengan Ikan Kapiek Tak Batulang

Riau Menyapa Dunia dengan Ikan Kapiek Tak Batulang
Ikan Kapiek Tak Batulang, kuliner khas Riau. (humas untuk GoRiau.com)
Minggu, 04 September 2016 13:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - "Riau Menyapa Dunia" bukan hanya sekedar menyapa wisman dengan iven dan destinasi wisata Riau saja. Namun juga menyapa dengan kuliner khas bumi melayu Riau.

Salah satu kuliner tersebut adalah "Ikan Kapiek Tak Batulang". Bagi anda yang mendegar namanya pasti heran, kok bisa ikan tak ada tulangnya? Sebenarnya, Ikan Kapiek ini memang terkenal banyak memiliki tulang, dan sangat merepotkan bagi orang yang mengkonsumsinya.

Namun, ditangan masyarakat Riau, khususnya di Kabupaten Kampar, ikan ini disulap menjadi tak bertulang.

"Proses pembuatanya sedikit rumit, dengan teknik khusus maka hilang lah si tulang dari badan ikan kapiek," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal Usman kepada GoRiau.com (GoNews Group), Minggu (04/09/2016) siang.

"Ikan kapiek yang bertulang saja rela dicari-cari penggemar kuliner apalagi yang sudah tak bertulang," imbuhnya.

Ikan kapiek yang tak bertulang ini ditangan orang Kampar dibuat menjadi ikan bakar yang sangat lezat, dengan bumbu-bumbu khas, dan dijamin rasanya sangat luar biasa.

Apalagi jika ikan ini dihidangkan dengan Gulai Cangkuk dan sambal lado hijau ataupun merah. "Gulai Cangkuk sendiri adalah perpaduan antara kulit sapi atau biasa disebut masyarakat lokal jangek dan rebung yang dicampur bumbu-bumbu gulai," tandasnya.

Lalu jika wisman ingin menikmati ikan ini? Jika dari Kota Pekanbaru Rumah Makan yang menyajikan Kapiek Tak Bertulang ini dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 1,5 Jam perjalanan. Lokasi nya terdapat di Desa Pulau Jambu,sei betung kuok Kabupaten Kampar.

Bagi traveler yang dari sumbar mau ke Pekanbaru, rugi rasanya jika tidak mencicipi Ikan Kapiek Tak Bertulang ini. "Bagi wisatawan yang menuju candi muara takus dan PlTA Koto Panjang wajib singgah ke rumah makan ini," pungkasnya. (*/dnl)

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww