Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

9 Ahli Waris di Bireuen Terima Bantuan Sosial Tak Terencana

9 Ahli Waris di Bireuen Terima Bantuan Sosial Tak Terencana
Sembilan ahli waris dari warga yang meninggal dunia di Kabupaten Bireuen menerima bantuan sosial yang tak terencana dari DPKKD, Jumat (9/9/2016). [Joniful Bahri]
Jum'at, 09 September 2016 22:01 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Sembilan ahli waris dari warga yang telah meninggal dunia di Kabupaten Bireuen menerima bantuan sosial yang tak terencana dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) setempat, Jumat (9/9/2016).

Bagi ahli waris yang menerima bantuan sosial yang tak terencana tersebut berasal dari sejumlah kecamatan di Bireuen, di antaranya dari Plimbang, Jeunieb, Gandapura serta Kota Juang.

Kepala DPKKD Bireuen, Tarmidi kepada wartawan mengatakan, bantuan sosial yang tidak terencana tersebut sudah mulai disalurkan sejak 2014 lalu. “Tahun sebelumnya, setiap ahli waris mendapatkan dana bantuan sosial Rp1 juta, tahun ini ditingkatkan menjadi Rp2 juta,” sebutnya.

Bantuan sosial yang tak terencana ini, tambah Tarmidi bersumber dari pos bantuan sosial yang tak terencana di DPKKD Bireuen yang dianggarkan dalam APBK. “Dalam mekanismenya, bantuan sosial tak terencana ini merupakan bantuan santunan kematian, membantu penyandang disabilitas, fakir miskin serta untuk kaum duafa,” terangnya.

Ditambahkannya, bantuan sosial yang tak terencana tersebut dianggarakan sesuai kemampuan keuangan daerah. Hingga September 2016, telah ada 30 orang yang mendapatkan bantuan sosial ini sesuai pengajuan permohon.

Marzuki, seorang penerima bantuan sosial yang tak terencana kepada wartawan usai menerima bantuan mengaku, bersyukur atas perhatian pemerintah yang telah memperhatikan ahli waris keluarga yang telah meninggal dunia.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww