Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
19 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
20 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
19 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
20 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton
Kasus KDRT, Suami Patahkan Rahang Istri Pakai Palu karena Selingkuh

Masih Belum Lanjutkan Penyidikan, Polisi Tunggu Keterangan Korban Usai Jalani Operasi Rahang

Masih Belum Lanjutkan Penyidikan, Polisi Tunggu Keterangan Korban Usai Jalani Operasi Rahang
Kondisi korban usai dihantam suaminya dengan palu hingga rahangnya patah, beberapa waktu lalu
Selasa, 13 September 2016 11:36 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Ratna (32) seorang guru di salah satu taman kanak-kanak (TK) di Pekanbaru, Riau yang mengalami patah tulang rahang setelah dipukul suaminya, HA (31) menggunakan palu, Jum'at (2/9/2016) lalu masih dalam proses penyidikan pihak Polsek Tenayan Raya.

Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Ipda Sulaeman Daulay, Selasa (13/9/2016) mengatakan, untuk proses penyidikan lanjutan, pihaknya masih menunggu keterangan dari korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Arifin Achmad.

"Korban masih belum bisa dimintai keterangannya, karena masih menjalani perawatan dan saat ini korban tengah menjalani operasi pada rahangnya yang patah," kata Sulaeman saat berbincang dengan GoRiau.com di Mapolresta Pekanbaru, Selasa siang.

Terkait dengan penuturan HA yang mengaku jika sang istri (korban) berselingkuh dengan abang iparnya yang diduga merupakan salah seorang oknum Polisi yang berdinas di Pekanbaru.

Kepada GoRiau.com, Kanit menuturkan jika pihaknya belum bisa memastikan dan membenarkan pengakuan pelaku tersebut. "Kalau soal itu (selingkuh dengan oknum Polisi) kita belum bisa kita pastikan, kita masih menunggu keterangan korban," tukasnya.

Sebelumnya, karena dipicu rasa cemburu terhadap sang istri yang diduga menerima pesan singkat SMS (Short Message Service) dari pria lain, HA tega menghantam wajah istrinya dengan palu hingga rahangnya patah, Jum'at (2/9/2016) lalu.

HA diamankan beberapa jam kemudian, setelah menyerahkan diri ke Polsek Tenayan Raya dan dijerat UU No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ancaman maksimal lima tahun penjara.***

wwwwww