Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Sadis, Pembantu Rumah Tangga Ini Cekik Anak Asuhnya Hingga Tewas

Sadis, Pembantu Rumah Tangga Ini Cekik Anak Asuhnya Hingga Tewas
Tersangka YUL yang mencekik anak asuhnya. (Ngadri/GoNews)
Senin, 19 September 2016 15:16 WIB
Penulis: Ngadri
PONTIANAK- Lorenzo Fernando anak yang masih duduk di Sekolah Dasar ini menjadi korban kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan oleh pengasuhnya sendiri berinisal Yul ( 24 th).

Informasi yang diperoleh GoNews.co, melalui Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi, membenarkan adanya dugaan pembunuhan yang dilakukan pengasuh anak tersebut.

"Kejadian itu terjadi minggu lalu yakni pada tanggal (11/09/2016) di rumah tersangka Yul di Jalan Pulau Natunq Singkawang Barat," ujarnya saat dikonfirmasi GoNews.co, Senin (19/09/2016) siang.

Kejadiannya sendiri menurut Kombes Suhadi, berawal saat korban rewel menangis ingin buang air besar, sementara itu tersangka YUL sedang santai sambil menikmati rokok. Kemudian pelaku membuka baju korban dan diantar ke kamar mandi.

"Ketika di kamar mandi korban masih rewel, akhirnya pelaku menyulut tangan kiri korban dengan rokok sebanyak dua kali dengan harapan korban diam tidak menangis," ujarnya.

"Namun karena disulut rokok tangannya, anak tersebut malah tambah menangis karena merasa kesakitan," timpalnya.

Untuk menghentikan tangisnya, pelaku Yul mencekik leher korban dengan posisi tangan kanan pelaku didepan dan tangan kiri dibelakang. Selang beberapa menit korban langsung terjatuh membentur lantai kamar mandi dan korban terdiam.

Selanjutnya kata Suhadi, pelaku Yul menyiram air ke korban dengan menggunakan gayung sebanyak tiga kali dengan harapan korban terbangun. Namun ternyata korban tidak sadarkan diri. Akhirnya pelaku panik dan membawa Korban ke rumah sakit Harapan Bersama Singkawang, namun naas, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Berdasarkan pemeriksaan awal saat autopsi, tubuh korban ditemukan adanya tanda tanda lebam dibagian Leher dan bekas luka sulutan rokok sebanyak dua titik dilengan sebelah kiri serta tanda merah diatas kemaluan.

"Kita juga menemukan luka lebam dibagian tulang rusuk sebelah kiri dan ini kita duga penyebab kematian korban karena kekurangan banyak oksigen," tukasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini pelaku Yul sudah diamankan di Mapolres Singkawang .

Pengungkapan kasus ini diakui Kombes Suhadi sedikit terlambat, karena Pihak Polres Singkawang menunggu kedatangan orang tua korban yang sedang bekerja di Negeri Jiran Malaysia. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kalimantan Barat, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww