Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton

Kasus Penganiayaan, Adik Ipar Dicambuk Gara-gara Ketumbar, Polisi Periksa 2 Saksi dari Pelapor

Kasus Penganiayaan, Adik Ipar Dicambuk Gara-gara Ketumbar, Polisi Periksa 2 Saksi dari Pelapor
Ilustrasi (internet)
Selasa, 20 September 2016 12:26 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Kasus dugaan penganiayaan yang dialami Syafar (41) oleh abang iparnya, EF menggunakan ikat pinggang yang mengakibatkan korban mengalami cidera pada pelipis kirinya, Senin (12/9/2016) lalu masih dalam proses penyidikan.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, menuturkan, sementara ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. "Sudah dua saksi dari pihak pelapor (Syafar) yang kita periksa," tuturnya saat berbincang dengan GoRiau.com di Maporlesta Pekanbaru, Selasa (20/9/2016) siang.

"Kita tunggu hasil pemeriksaan saksi, jika memang ada terbukti, terlapor akan segera kita panggil untuk penyidikan lebih lanjut," tukasnya.

Sebelumnya, hanya karena memanggil kakanya dengan nada tinggi, seorang buruh bongkar muat, Syafar dianiaya oleh abang iparnya, EF usai membeli ketumbar.

Akibat penganiayaan itu, Sayafar mengalami luka robek pada pelipis kirinya setelah dicambuk menggunakan ikat pinggang. Kasus dugaan penganiayaan itu, sedang dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Bukit Raya.***

wwwwww