Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
21 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
21 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Jawa Barat
PON XIX Jawa Barat 2016

Sempat Ricuh, Akhirnya Wushu Sumut Dinyatakan Juara Bersama dengan Jabar, Rosalina: Plong Rasanya

Sempat Ricuh, Akhirnya Wushu Sumut Dinyatakan Juara Bersama dengan Jabar, Rosalina: Plong Rasanya
Rosalina kostum merah, saat bertanding di PON. (Azhari/GoNews)
Kamis, 22 September 2016 21:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Akhirnya Dewan Hakim Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) memutuskan pewusu Sumatera Utara, Rosalina Simanjuntak dan pewushu tuan rumah Jawa Barat, Selviah Pratiwi jiara bersama nomor Sanda kelas 52kg putri cabang wushu PON XI Jawa Barat 2016.

Keputusan itu diambil dalam rapat Dewan Hakim PB PON yang membahas gugatan Tim Wushu Jawa Barat tentang hasil keputusan wasit yang memenangkan Rosalina dalam pertandingan final di GOR Padjajaran Bandung, Rabu (21/9/2106).

Rapat berlangsung di Hotel Trans Bandung, Kamis (22/9/2016). "Puji Tuhan. Kini, perasaan saya plong begitu diberitahu pak Darsen Song selaku Manajer Tim Wushu Sumut bahwa Dewan Hakim PB PON memutuskan saya dan Selviah juara bersama Sanda kelas 52kg," kata Rosalina Simajuntak yang dihubungi melalui telepon selular.

Rosalina yang lahir di Laguboti Simalungun, Sumut, 9 Oktober 1996 sempat terpukul karena hasil keputusan wasit yang memenangkan dirinya diprotes.

Akibatnya, dia tidak naik ke panggung pada acara pengalungan medali kepada pemenang yang dihadiri Gubernur Sumut T Erry Nuradi. "Saya menangis karena saya tidak bisa naik panggung seperti teman-teman yang lain padahal wasit sudah memutuskan saya yang menang," katanya.

Ketika disinggung masalah bonus, Rosalina menyebut bonusnya untuk membantu keluarganya. "Bonus itu akan saya berikan kepada orang tua," ujar anak keempat dari lima bersaudara pasangan B Simajuntak dan E Sihombing ini.

Secara terpisah, Sekretaris KONI Simut, Chairul Azmi menyambut baik keputusan Dewan Hakim PB PON. "KONI Sumut mengambut baik keputusan Dewan Hakim PB PON. Dengan adanya keputusan juara bersama itu berarti Dewan Hakim PB PON menghargai perjuangan atlet," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sumatera Utara, Jawa Barat
wwwwww