Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

Wah, Mucikari Online di Pekanbaru Ini Ternyata Juga Ikut Komunitas Gay

Wah, Mucikari Online di Pekanbaru Ini Ternyata Juga Ikut Komunitas Gay
Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan saat ekspose, Rabu siang (Foto: Chairul Hadi)
Kamis, 22 September 2016 09:31 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Surawan menyebutkan, otak sindikat mucikari online berinisial RT alias Edo, ternyata ikut komunitas pecinta sesama jenis di Kota Pekanbaru.

Prostitusi online atau bisnis esek-esek via dunia maya yang dibongkar kepolisian lusa lalu sempat mengejutkan banyak orang. Kenapa tidak, cewek yang dijajakan Edo dan dua rekannya DD alias Odi dan Nr (wanita, red) mayoritas dari anak di bawah umur.

Tidak cuma itu saja, Edo ternyata juga melayani pelanggan sesama jenis (pria, red). Pengakuannya kepada polisi, dia adalah seorang gay. "Dia sendiri yang melayani (permintaan, red)," ungkap Kombes Surawan, Kamis (22/9/2016).

Bahkan, Edo diduga bergabung dengan komunitas sesama jenis di Kota Pekanbaru. "Ya, ada komunitas gay. Dia ikut tergabung," beber Direktur Reskrimum ini kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Pihaknya, sambung Surawan, terus mendalami kemungkinan adanya mucikari lain dalam sindikat Edo Cs. "Apakah hanya mereka bertiga atau masih ada yang lain, itu yang kita telusuri," singkatnya.

Polisi menjerat ketiganya dengan Pasal 76 Huruf (i), dengan ketentuan pidana Pasal 88 UU No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Junto Pasal 296 dan atau 506 KUHPidana. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww