Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
10 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ini Protokol KIP Untuk Tes Kesehatan Para Paslon

Ini Protokol KIP Untuk Tes Kesehatan Para Paslon
Ilustrasi
Jum'at, 23 September 2016 20:22 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Setelah melaksanakan tahapan pendaftaran, para pasangan calon kepala daerah untuk pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota nantinya akan melakukan beberapa tahapan lanjutan. Di antaranya  tes‎ kesehatan dan baca Alquran.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi, Jumat (23/9/2016), mengatakan, pemerikan kesehatan ini dilakukan untuk menilai status kesehatan para calon serta mengidentifikasi kemungkinan adanya disabilitas yang dapat menganggu kemampuan menjalankan tugas dan kewajibannya.

"Penilaian tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pemeriksaan kesehatan yang memenuhi obyektif ilmiah berdasarkan ilmu kedokteran berbasis bukti," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan tersebut, menggunakan protokol yang sesuai dengan standar profesi kedokteran, meliputi pemeriksaan sebagai berikut:

1. Pemeriksaan kesehatan rohani dari aspek psikologi dengan dua metoda, yaitu psikotes dan wawancara (kecerdasan umum, kepribadian dan sikap kerja).

2. Pemeriksaan bebas penyalahgunaan narkoba, yaitu DAS (drug abuse screening test) dan asesmen medis, serta ut, zat yang terdiri dari 5 parameter (thc, methapethamine, amphetamine, morphine dan benzodiazepine).

3. Anamnesis dan analisi riwayat kesehatan.

4. ‎Penyakit jasmani (penyakit dalam, jantung dan pembuluh darah, paru, bedah, urologi, ortopedi, obstreti ginekologi, neurologi, mata, telinga, hidung dan tenggorokan, kepala leher serta gigi dan mulut).

5. Pemeriksaan penunjang yang terdiri dari pemeriksaan penunjang wajib dan pemeriksaan penunjang atas indikasi.

6. Pemeriksaan laboratorium (pemeriksaan darah dan urine, petanda tumor atas indikasi dan papsmear/sitologi bagi balon perempuan).

Editor:TAM
Kategori:Metropolitan
wwwwww