Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
9 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Riau

Dibawa ke Rumah Tahanan Selatpanjang, Ketua Yayasan Meranti Bangkit Tak Henti-henti Beristighfar

Dibawa ke Rumah Tahanan Selatpanjang, Ketua Yayasan Meranti Bangkit Tak Henti-henti Beristighfar
Rabu, 28 September 2016 19:20 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Ketua Yayasan Meranti Bangkit H Nazaruddin Atan resmi ditahan di Rutan Selatpanjang, atas dugaan mark up anggaran meubeller kantor Universitas Kepulauan Meranti, Rabu (28/9/2016) sore. Sepanjang perjalanan menuju Rutan Selatpanjang, H Nazaruddin tak henti-hentinya beristighfar.

H Nazaruddin ditahan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Selatpanjang tanggal 8 September 2016 lalu.

Pantauan GoRiau di Kejari Selatpanjang, H Nazaruddin dibawa ke Rutan Selatpanjang sesaat sebelum adzan maghrib berkumandang.

H Nazaruddin terlihat mengenakan baju kemeja bermotif gelap, celana kain panjang berwarna cokelat, memakai sandal hitam, dan berkopiah haji warna putih. Ia juga terlihat mengenakakan rompi tahanan Kejari berwarna pink.

Sementara mobil tahanan telah terlihat terparkir di depan kantor Kejari Selatpanjang.

Sepanjang perjalanan dari ruang Pidsus menuju mobil tahanan, H Nazaruddin tak mengubris pertanyaan awak media. Dia tak henti-hentinya beristighfar.

Tak lama setelah masuk ke mobil tahanan, H Nazaruddin langsung dibawa ke Rutan Selatpanjang.

Kasi Pidsus Kejari Selatpanjang, Roy Modino, ketika ditanya mengatakan penahanan H Nazaruddin ini untuk 20 hari kedepan. Penahanan itu dilakukan sebagai antisipasi tersangka menghilangkan barang bukti, melakukan tindak pidana yang lain, atau pun mencoba melarikan diri.

"Sebenarnya penahanan itu mempercepat proses. Kalau dia di sana (Rutan, red) kita tinggal jemput kalau ada pemeriksaan," kata Roy kepada wartawan.

Roy mengatakan, mereka secepatnya akan menyelesaikan berkas periksaan itu. Nantinya, kalau tidak tuntas dalam 20 hari kedepan, akan ada perpanjangan waktu selama 40 hari. "Kalau selama 60 hari tidak selesai, dia dikeluarkan. Kita tidak mau itu," kata Roy lagi.

"Kalau sudah masuk tahap penuntunan, kita pindahkan dia ke Pekanbaru," tambah Roy pula.

Beberapa waktu lalu, Nazaruddin kepada wartawan mengaku uang yang masuk ke rekening Yayasan Meranti Bangkit,memang dipakai oleh beberapa orang. Namun, tambah H Nazaruddin, saat membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ), orang yang memakai dana yayasan itu tidak bisa menunjukkan bukti belanja (kwitansi, red). "Mereka pakai untuk membeli peralatan. Tapi, saat buat SPJ mereka tak serahkan bukti-bukti (belanja itu, red)," kata Nazaruddin.

Akibatnya, pihak yayasan membuat SPJ diduga fiktif untuk menutupi dana-dana yang sudah digunakan namun tidak dilengkapi bukti pembelian.

Ketika disinggung nama-nama yang kemarin sempat menggunakan uang Yayasan Meranti Bangkit, H Nazaruddin enggan menjelaskannya. Menurut H Nazaruddin biarlah pihak Kejari yang nantinya menyampaikan siapa saja yang ikut menikmati uang tersebut. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww