Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Film Porno di Videotron Jalan Wijaya I dan Prapanca Raya, Ahok: Bongkar Saja

Soal Film Porno di Videotron Jalan Wijaya I dan Prapanca Raya, Ahok: Bongkar Saja
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Jum'at, 30 September 2016 22:43 WIB
JAKARTA - Hebohnya videotron yang menampilkan adegan film dewasa di Jalan Wijaya I dan Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/9/2016) siang tadi, mendapat tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Mantan Bupati Belitung Timur ini bahkan menegaskan, nantinya videotron tersebut akan dibongkar.

''Gak boleh, bongkar saja. Jadi semua itu bongkar saja saya bilang. Izinnya berhenti gitu kok pajaknya sampai bulan depan,'' kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (30/9/3016).

Ahok menjelaskan, sebelumnya ia telah mengatakan kepada Dinas Perpajakan untuk tidak boleh menerima pembayaran pajak untuk semua izin iklan yang sudah selesai. Pasalnya, sudah ada kesepakatan tidak ada lagi iklan billboard ataupun videotron selain layar LED yang ditempel di gedung.

"Izinnya tahun 2010 kalau enggak salah. Jadi mereka ini konyol saya sudah panggil Dinas Pajak, kalau orang gak punya izin jangan terima pajaknya, ya bongkar. jadi izin dulu, yang lama-lama kita sudah sisir,'' ungkapnya.

Selain itu, terkait penayangan film dewasa, Ahok mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian untuk mengusut peristiwa yang memalukan itu.

"Laporan video udah lapor polisi, udah ditangani polisi. Nanti polisi akan selidiki ada apa, enggak tahu polisi lagi selidikin, sistem manual, mungkin ada colokin videonya di USB. Polisi yang akan jawab," kata Ahok. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:netralnews.com
Kategori:Badminton, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww